olahraga

Jogo Bonito Telah Mati! Dorival Junior Dipecat Timnas Brasil Imbas Kalah Telak dari Argentina

Minggu, 30 Maret 2025 | 02:36 WIB
Dorival Junior dianggap gagal kembalikan kejayaan Jogo Bonito Brasil (Promedia)

KLIK SAJA - Timnas Brasil secara resmi memecat Dorival Junior dari kursi pelatih kepala pada Sabtu (29/3/2025).

Keputusan ini diambil setelah kekalahan memalukan 1-4 dari Argentina dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kekalahan ini pun semakin mempertegas krisis yang melanda Selecao dalam satu dekade terakhir, sekaligus menegaskan hilangnya identitas permainan indah Jogo Bonito yang dulu menjadi kebanggaan rakyat Brasil.

Brasil tampil buruk saat dibantai Argentina 1-4 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL pada Rabu (26/3/2025).

Laga yang digelar di Stadion Maracanã ini menjadi pertandingan terakhir Dorival Junior sebagai pelatih timnas.

Tim asuhan Dorival terlihat tidak memiliki strategi yang jelas, baik dalam menyerang maupun bertahan.

Lionel Messi dan kawan-kawan dengan mudah merobek pertahanan Brasil, sementara lini serangan Selecao hanya mampu mencetak satu gol melalui Casemiro.

Kekalahan ini semakin memperburuk citra Brasil yang kini jauh dari bayangan tim legendaris dengan permainan menawan ala Pelé, Zico, atau Ronaldinho.

Dorival Junior, yang ditunjuk sebagai pelatih pada Januari 2024, hanya bertahan selama 16 pertandingan.

Catatannya tidak cukup meyakinkan: tujuh kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Meski sempat menunjukkan sedikit perkembangan, performa tim di bawah asuhannya dinilai tidak konsisten dan jauh dari ekspektasi.

Setelah pertemuan empat mata dengan Presiden CBF Ednaldo Rodrigues pada Jumat (28/3/2025), Dorival akhirnya dipecat. Dalam pernyataan resmi, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyampaikan:

"Dewan mengucapkan terima kasih dan mendoakan kesuksesan Dorival di karier selanjutnya. CBF kini akan bekerja mencari penggantinya."

Spekulasi mengenai pengganti Dorival pun mulai mencuat. Jorge Jesus, pelatih Al-Hilal yang pernah sukses membawa Flamengo meraih Copa Libertadores, disebut sebagai kandidat utama.

Halaman:

Tags

Terkini