"Saya fokus kepada pemain lokal, saya ingin memantau kualitas pemain lokal," tegasnya.
Prinsip ala Kluivert: Bermain dengan Hati
Kluivert menegaskan bahwa para pemain lokal di Indonesia perlu mengembangkan prinsip bermain dengan ketulusan hati. Pelatih asal Belanda ini menyatakan bahwa prinsip tersebut merupakan hal yang selalu ia terapkan saat masih aktif sebagai pemain sepak bola.
“Saya ingin menerapkan prinsip saya kepada mereka. Saya ingin agar para pemain berkontribusi dengan sepenuh hati dalam tim,” ungkap Kluivert.
Baca Juga: Jack Grealish Akhiri Paceklik Gol Setahun Setelah City Benamkan Salford 8-0 Pada Laga Piala FA
“Dalam beberapa minggu ke depan, saya akan kembali ke sini untuk bertemu dengan para pemain,” tambahnya.
Terkait pengembangan pemain lokal Indonesia itu, Kluivert akan didampingi asisten pelatih Alex Pastoor dan Denny Landzaat yang juga berasal dari Belanda.
Terkini, Kluivert akan memimpin skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia akan melakoni dua laga di Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026, yakni kontra Australia pada 20 Maret 2025 dan Bahrain pada 25 Maret 2025 mendatang.
Sebagai referensi khusus untuk Kluivert, sebelumnya para pemain lokal di bawah kepemimpinan STY tampil apik dalam laga kontra Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno, pada 19 November 2024 lalu.
Baca Juga: David Moyes ‘De Javu’ Kembali Latih Everton, Siap Angkat Kembali The Toffes
Wonderkid Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan berhasil mencatatkan dua gol fenomenal yang sekaligus membawa Garuda meraih kemenangan perdana di Grup C Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026.
Adapun, sejumlah pemain lokal yang mendapatkan kepercayaan STY untuk bermain dalam laga kemenangan Indonesia vs Arab Saudi yang berakhir dengan skor, 2-0. Berikut ini di antaranya:
Sederet Pemain Lokal di Laga Fenomenal Kontra Arab Saudi
Saat masih ditukangi STY, Skuad Garuda turun dengan skuad yang didominasi oleh para pemain diaspora, seperti Maarten Paes hingga Calvin Verdonk yang bermain full selama 90 menit.
Para pemain lokal banyak dimasukkan STY pada babak kedua, terkhusus saat Garuda berusaha mempertahankan kedudukan 2-0 hingga akhir babak kedua.