KLIK SAJA - Bigmatch Ligue 1 Prancis diputuskan maju dari jadwal yang semula diadakan pada awal Januari 2025 karena pertemuan keduanya pada laga Trophée des champions di Doha, Qatar pada di hari yang sama. Mengingat klub lain sudah mulai libur Natal, AS Monaco dan PSG harus menuntaskan laga pekan 16 lebih awal.
Pertemuan antara AS Monaco versus PSG dihelat di Stade Louis II, Kamis (19/12/2024) pukul 03.00 dini hari WIB. Laga ini jelas merupakan penentu gelar di akhir musim karena jarak 7 poin yang kini sudah terbentang.
Baca Juga: Prediksi Villarreal vs Rayo Vallecano, Kapan Menang Lagi Kapal Selam Kuning?
Persiapan Kedua Tim
Perubahan jadwal untuk bigmatch ini datang di waktu yang tepat bagi PSG yang baru saja mengalahkan Lyon 3-1 di Parc des Princes minggu lalu.
Ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Les Parisiens dalam lima belas laga awal musim, dan hanya Juventus yang bisa menandinginya di Eropa.
Memainkan pertandingan liga ke-16 mereka dua minggu sebelum pertandingan lainnya juga akan memberi mereka kesempatan untuk mengakhiri tahun 2024 dengan keunggulan 10 poin di puncak klasemen Ligue 1, di mana berarti trofi makin dekat di tangan.
PSG kini memuncaki klasemen Ligue 1 lewat perolehan 37 poin, unggul tujuh angka dari Marseille dan AS Monaco yang berturut-turut ada di bawah mereka.
Jelang laga tandang ini, Luis Enrique membeberkan resepnya bisa mempunyai skuad yang punya daya saing kuat di liga. Persaingan internal adalah kunci untuk membuat pemain terus merasa lapar.
"Saya ingin memiliki dua pemain di setiap posisi yang menjadi pemain inti, dan agar ada persaingan yang nyata. Saya memilikinya dengan tiga penjaga gawang, dan mereka siap bermain," kata Luis Enrique dikutip dari beIN Sports.
"Dengan pemain outfield, terkadang kami kehilangan pemain. Bagi saya, dasar untuk berkembang sebagai sebuah tim adalah gagasan bahwa para pemain tidak tahu apakah mereka akan bermain atau tidak. Jika mereka terlalu santai, orang lain bisa bermain menggantikan mereka. Itu demi kebaikan tim. Itulah yang akan saya lakukan."
Membahas laga melawan AS Monaco, entrenador asal Spanyol ini menganggap lawannya serupa dengan Lyon tetap mempunyai pertahanan lebih kuat.
"Monaco memiliki level yang sangat tinggi, dengan pemain yang sering kehilangan keseimbangan, profilnya sedikit mirip dengan Lyon. Dari segi pertahanan, Monaco telah meningkat," imbuhnya.
Baca Juga: Prediksi Espanyol vs Valencia, Ruben Baraja Ingin Skuadnya Fokus Penuh di Laga Enam Poin