olahraga

Sempat Sesumbar Cara Matikan Lemparan Arhan, Pelatih Laos Geleng Kepala Usai Skuadnya Kelimpungan dengan Strategi Bola Mati Garuda

Sabtu, 14 Desember 2024 | 21:27 WIB
Sempat Sesumbar Cara Matikan Lemparan Arhan, Pelatih Laos Geleng Kepala Usai Skuadnya Kelimpungan dengan Strategi Bola Mati Garuda (Potret Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan. (Instagram.com/pratamaarhan8))

KLIK SAJA - Lemparan jauh yang dilakukan oleh Pratama Arhan, pemain Timnas Indonesia, kembali memberikan dampak di Piala AFF 2024.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan Solo pada Kamis, 12 Desember 2024, Timnas Indonesia bermain imbang 3-3 melawan Laos.

Dalam momen tersebut, lemparan dari Arhan yang menjadi andalan pelatih Shin Tae-yong (STY) berperan penting dalam terciptanya gol penyama kedudukan 1-1 untuk Indonesia.

Gol ini dicetak oleh Kadek Arel setelah memanfaatkan bola rebound dari sontekan Marselino Ferdinan pada menit ke-12.

Baca Juga: STY Soroti Masalah Passing Jadi Faktor Garuda Sulit Kandaskan Laos di Kandang Sendiri, Marselino Sampai Frustasi!

Selain itu, lemparan jauh yang akurat dari Arhan juga menghasilkan gol lain melalui sundulan Muhammad Ferarri pada menit ke-18.

Dua gol Indonesia ke gawang Laos ini seolah melanjutkan betapa mematikannya lemparan jauh dari sang pemain klub di Korea Selatan, Suwon FC.

Di sisi lain, Pelatih Timnas Laos, Ha Hyeok-jun yang tertunduk lesu kala skuadnya tak mampu meredam lemparan jauh dari Arhan, pernah sesumbang tentang cara menahan lemparan tersebut.

Pelatih Laos Sempat Sesumbar Redam Lemparan Arhan

Dalam konferensi pers yang diadakan sehari sebelum pertandingan, pelatih Laos, Ha Hyeok-jun, menekankan pentingnya strategi bola mati yang berasal dari lemparan jauh yang dimiliki oleh Timnas Indonesia.

Baca Juga: Prediksi Wolverhamptons vs Ipswich Town, Judgement Day Bagi Gary O'Neil

“Lemparan jauh yang dilakukan oleh Timnas Indonesia merupakan salah satu kekuatan utama mereka,” kata Ha Hyeok-jun dalam pertemuan pers di Solo pada Rabu, 11 Desember 2024.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga menyatakan bahwa ia telah menyiapkan strategi untuk mengatasi ancaman dari lemparan jauh Arhan.

"Cara kami bersiap, kami tidak menganggap itu adalah lemparan jauh, tetapi kami mengatur pemain layaknya menghadapi sepak pojok," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini