olahraga

Marta da Silva, Ratu Sepak Bola Wanita Brasil yang Namanya Kian Abadi

Senin, 9 Desember 2024 | 11:41 WIB
Sosok pesepakbola wanita legendaris asal Brasil, Marta (Alex Grimm/Bongarts/Getty Images)

Ekspresi Marta usai mendapat kartu merah di laga Brasil vs Spanyol pada Olimpiade 2024 Paris (Getty Images/Juan Manuel Serrano Arce)

Manusia Biasa yang Juga Bisa Tak Beruntung

Namun sebagai seorang manusia, ia mempunyai ketidaksempurnaan yakni belum pernah memenangi turnamen Internasional antar-bangsa, baik Olimpiade maupun Piala Dunia.

Pada Olimpiade 2024 Paris, Marta mempunyai sebuah cerita yang dramatis meski tak berujung indah. 

Dengan sudah mengumumkan rencana pensiunnya usai Olimpiade 2024, maka pertandingan terakhir Marta ada di salah satu laga Brasil di kompetisi ini.

Namun petaka sempat terjadi saat Brasil kalah 0-2 atas Spanyol di matchday terakhir babak penyisihan. Angkatan kaknya terlalu tinggi kepada Olga Carmona, dan wasit langung mengacungkan kartu merah langsung kepadanya.

Derai air mata langsung bercucuran, sebab ini bisa menjadi akhir dari karier sepak bolanya yang panjang. Bahkan ada yang menyebut kejadian ini bagaikan ulangan dari penutupan karier Zinedine Zidane di Piala Dunia 2026.

Tak tinggal diam, Marta dan Timnas Brasil mencoba segala cara termasuk memasukkan gugatan pencabutan kartu merah ini ke Pengadilan Arbitrase. Namun karena terlalu mendesak, permohonan inipun ditolak.

Jadi dipastikan Marta tidak bisa memperkuat Brasil di dua laga ke depan, seandainya mereka bisa melangkah jauh. Dua laga tersebut adalah partai perempatfinal dan semifinal.

Namun ternyata skuad Brasil mampu melaju jauh pada laga Final untuk menghadapi tim kuat Amerika Serikat besutan Emma Hayes.

Pelatih Brasil Arthur Elias mempertahankan skuad yang mengantar mereka ke Final, jadi Marta dicadangkan dan baru bermain di menit 61'. Namun kehadirannya selama setengah jam di lapangan tak bisa merubah hasil akhir, yang ditentukan oleh gol tunggal Mallory Swanson menit 57'.

Brasil dikalahkan Amerika Serikat 0-1, dan Marta harus puas atas medali perak ketiganya di Olimpiade. Skuad Paman Sam memang merupakan salah satu nemesis terbesar legenda hidup Brasil tersebut.

Baca Juga: Kalahkan Shonan Bellmare 3-0, Vissel Kobe Pertahankan Juara J1 League!

Marta menjadi salah satu nominator Marta Award 2024 (FIFA.com)

Pengakuan Internasional dan Warisan

Halaman:

Tags

Terkini