Pelatih yang memberikan dua gelar Liga Portugal kepada Sporting CP juga membahas mengenai ekspektasi publik dan fans, di mana menjadi permasalahan non-teknis terbesar United paska era Sir Alex Ferguson.
Ia ingin tim menyadari bahwa masa lalu memang mengatakan bahwa Manchester United adalah klub terbaik di Inggris, tetapi harus realistis bahwa sekarang mereka bukanlah yang terbaik.
Untuk itu ia mengajak timnya fokus pada detail-detail kecil yang bisa dirubah selama latihan dan pertandingan. Etos kerja dalam hal berlari adalah salah satunya.
Dengan memetakan detail-detail dan menyelesaikannya, ia yakni timnya bakan lebih berkembang ke depannya.
Baca Juga: Prediksi Everton vs Liverpool, Derby Merseyside Perdana Arne Slot, Awas Tuan Rumah Sedang Galak
Kontra Nottingham Forest, Mendekati Akhir Masa Inisiasi
Jelang menjamu Nottingham Forest Sabtu (7/12/2024) malam waktu setempat, dinanti pula bagaimana Amorim menyiapkan skuad finalnya.
Dalam empat laga sebelumnya, ada sembilan perubahan pemain yang dimainkan dalam skema 3-4-2-1 andalannya.
Tentu hal yang wajar karena ia memimpin tim ketika kompetisi sudah berjalan. Namun ia berjanji, waktunya hampir tiba untuk menentukan skuad terbaiknya jelang laga ini. Sejauh ini hanya dua pemain yang pasti mendapat tempat, Andre Onana dan Bruno Fernandes.
"Kurang lebih, ya (hampir selesai). Kami punya ide. Kami punya masalah dengan pemain yang kembali dan Anda harus mengatur bebannya," tutupnya dalam konferensi pers tersebut.