olahraga

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Bahrain, Wasit Jadi Kambing Hitam

Jumat, 11 Oktober 2024 | 07:50 WIB
Indonesia Ditahan Imbang Bahrain, Wasit Jadi Kambing Hitam (Suara Merdeka Muria)

Bertempat di Bahrain National Stadium, Riffa, Kamis (10/10/2024) pukul 23.00 WIB, dilangsungkan laga ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Timnas Indonesia melawan Bahrain.

Dua gol Timnas Indonesia dicetak oleh Ragnar Oratmangoen (45+3’) dan Rafael Struick (74’). Namun kemenangan Timnas Indonesia di depan mata pun akhirnya gagal diraih karena kebobolan di menit akhir lewat gol Mohamed Marhoon.

Jalannya Laga

Ketika baru saja dimulai, terjadi insinden yang menimpa Malik Risaldi, dimana pelipis Malik berdarah usai berbenturan duel udara dengan kapten Bahrain, Waleed Alhayam.

Baca Juga: Awal yang Manis! Timnas U20 Indonesia Bantai Maladewa 4-0 di Kualifikasi Piala Asia AFC U20 2025

Bahrain pun mencetak gol pada menit ke-15, melalui tendangan bebas oleh Mohamed Marhoon, dimana tendangannya sempat membentur mistar gawang lalu memantul dan masuk ke gawang Maarten Paes, Bahrain pun unggul 1-0 di awal babak.

Selepas gol tersebut, tampak para punggawa Garuda menjadi tersulut dan mulai berani keluar menyerang ke jantung pertahanan Bahrain.

Tak lama kemudian, melalui kemelut di depan gawang Bahrain, Ragnar Oratmangoen berhasil menjebol gawang Bahrain usai memanfaatkan umpan dari Ivar Jenner.

Tendangannya gagal dihalau Timnas Garuda pun berhasil menyamakan kedudukan 1-1 hingga turun minum.

Baca Juga: Indra Sjafri Telah Menetapkan Daftar Akhir 23 Nama Pemain untuk Kualifikasi Piala Asia U20

Sebuah gol indah tercipta pada menit ke-74 oleh Rafael Struick dan sukses membawa Timnas Indonesia berbalik unggul, sebagai catatan gol ini adalah gol resmi pertama darinya pada level Timnas Senior.

Pada sisa pertandingan, Bahrain mencoba menekan timnas Indonesia, namun pertahanan apik berhasil digalang Jay Idzes dan bek lainnya.

Kontroversi terjadi pada pertandingan dimana sang wasit Ahmed Al Kaf asal Oman, tampak tak segera meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, walaupun injury time yang sudah diberikan sudah melewati batas.

Baca Juga: Andres Iniesta Resmi ‘Gantung Sepatu’ Usai 22 Tahun Berkarier, Ini 5 Alasan Sang Eks Bintang FC Barcelona Layak Jadi Ikon Sepak Bola

Halaman:

Tags

Terkini