KLIK SAJA - Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) dan Benin akan membuka persaingan Grup D Piala Afrika 2025 dengan saling berhadapan di Stadion Al Barid pada Selasa sore waktu setempat.
Dengan laga-laga melawan Senegal dan Botswana yang masih menanti bagi kedua tim, masing-masing tentu ingin mengawali turnamen dengan kemenangan demi menempatkan diri pada posisi menguntungkan sejak awal.
Setelah melaju hingga semifinal pada edisi AFCON terakhir sebelum akhirnya disingkirkan oleh juara turnamen Pantai Gading, RD Kongo memasuki ajang kontinental kali ini dengan kepercayaan diri tinggi.
Momentum positif tersebut semakin kuat berkat hasil-hasil terkini yang diraih pasukan asuhan Sébastien Desabre.
RD Kongo memang hanya finis sebagai salah satu runner-up terbaik pada kualifikasi Piala Dunia, namun setelah itu mereka berhasil menyingkirkan Kamerun dan Nigeria untuk melaju ke final playoff antarkonfederasi.
Les Léopards kini tinggal selangkah lagi untuk mencatatkan penampilan kedua mereka di ajang sepak bola terbesar dunia dan bertekad menuntaskan misi tersebut pada Maret 2026.
Sambil menanti agenda tersebut, RD Kongo membidik penampilan gemilang di Maroko.
Mereka datang ke AFCON 2025 dengan modal kemenangan meyakinkan atas Zambia pada laga pemanasan terakhir, yang sekaligus menjadi kemenangan kelima secara beruntun.
Dalam rentetan hasil positif tersebut, tim asal Afrika Tengah itu hanya kebobolan satu gol—sebuah ketangguhan defensif yang sangat berharga di turnamen yang dikenal sarat duel fisik dan pertarungan ketat.
Sementara itu, Benin baru tampil untuk kelima kalinya di putaran final Piala Afrika.
Sepanjang sejarah keikutsertaan mereka, Les Guépards kerap kesulitan bersaing di level ini, dengan pencapaian terbaik berupa tersingkir di perempat final pada edisi 2019—yang juga menjadi kali pertama mereka lolos ke fase gugur setelah empat penampilan sebelumnya.
Namun, kehadiran pelatih anyar Gernot Rohr berpotensi membawa perubahan.
Pelatih asal Jerman tersebut memiliki rekam jejak positif di Piala Afrika, termasuk membawa Nigeria meraih medali perunggu enam tahun lalu.
Menjelang laga pembuka AFCON, Benin masih harus bangkit setelah menelan dua kekalahan beruntun, masing-masing 0–4 dari Nigeria dan 0–3 dari Burkina Faso.