KLIK SAJA - Kandidat juara kejutan Serie A, Roma, akan melanjutkan kampanye mereka pada Minggu sore waktu setempat dengan bertandang ke markas Cremonese yang berada di papan tengah.
Giallorossi berpeluang menjauh dari kedua klub Milan tepat sebelum laga Derby della Madonnina dimulai, karena kemenangan di Stadio Zini akan membawa mereka naik ke puncak klasemen Capolista.
Tetap bersaing ketat dengan para kandidat Scudetto lainnya, Roma telah memenangkan delapan dari 11 pertandingan liga sejauh ini, termasuk kemenangan kandang 2-0 atas Udinese tepat sebelum jeda internasional.
Gol dari Lorenzo Pellegrini dan Zeki Celik memastikan Roma meraih dua kemenangan beruntun hanya dalam tiga hari, setelah sebelumnya menaklukkan Rangers di Ibrox pada ajang Liga Europa.
Sebelumnya, Roma mengalami kekalahan tandang langka: kekalahan 1-0 dari AC Milan mengakhiri lima kemenangan beruntun mereka di laga tandang.
Oleh karena itu, mereka bertekad memulai rangkaian kemenangan baru akhir pekan ini.
Pekan depan, Giallorossi akan menghadapi dua ujian berat untuk mengukur kelayakan mereka sebagai kandidat juara — laga Liga Europa melawan pemuncak grup Midtjylland pada Kamis, kemudian berlanjut dengan duel Serie A menghadapi juara bertahan Napoli.
Namun sebelum itu, pasukan Gian Piero Gasperini harus menghadapi Cremonese, tim solid yang baru menelan tiga kekalahan liga. Kemenangan akan membawa Roma ke puncak klasemen — setidaknya untuk beberapa jam.
Meskipun posisinya di klasemen terlihat biasa saja, Cremonese sebenarnya telah memenangkan dua dari tiga pertemuan terakhir melawan Roma di semua kompetisi, masing-masing dengan skor 2-1 pada Februari 2023.
Namun, setelah kejutan ganda di liga dan Coppa Italia pada musim dingin tersebut, mereka kalah dalam pertemuan terbaru — laga Coppa Italia di Stadio Olimpico awal tahun lalu.
Tim asal Lombardia itu memasuki pertandingan akhir pekan ini dengan modal start impresif di musim comeback mereka. Sebagai pemenang playoff Serie B musim lalu, mereka kini berada dengan nyaman di papan tengah setelah 11 laga.
Meski Cremonese dikalahkan 1-0 oleh sesama tim promosi Pisa pada laga terakhir, sehingga tetap berada di angka 14 poin, mereka masih aman dari zona degradasi di bawah arahan spesialis penyelamatan Davide Nicola.
Dua laga ke depan melawan tim-tim yang sedang dalam performa bagus — Roma dan Bologna — akan menjadi tantangan berat. Namun Cremo telah memiliki modal penting berupa serangan berbahaya yang dipimpin oleh predator kawakan Jamie Vardy.