KLIK SAJA - Salah satu dari dua tim yang masih belum terkalahkan di Serie A musim ini,Atalanta BC akan menjamu Lazio pada Minggu malam waktu setempat, dalam laga yang digelar di Stadion Gewiss, Bergamo.
Atalanta menutup jeda internasional dengan hasil imbang di kandang melawan Como, sementara Lazio datang dengan semangat setelah menjalani laga dramatis yang berakhir imbang 3-3 saat menghadapi Torino di Roma.
Setelah awal musim yang sedikit goyah pasca era panjang Gian Piero Gasperini, Atalanta mulai menemukan ritme di bawah pelatih baru Ivan Jurić, yang perlahan menanamkan gaya permainan khasnya di tim berjuluk La Dea tersebut.
Usai menang telak 3-0 atas Torino bulan lalu, Atalanta menahan Juventus 1-1 di Turin, lalu melanjutkannya dengan kemenangan 2-1 atas Club Brugge di Liga Champions.
Pada laga terakhir sebelum jeda internasional, mereka berbagi poin dengan rival sekota Como, dan kini beberapa pemain yang sempat cedera siap memperkuat tim untuk menghadapi periode sibuk dalam beberapa pekan ke depan.
Meski belum terkalahkan di Serie A, satu-satunya kekalahan Atalanta di bawah Jurić terjadi di Eropa—saat melawan Paris Saint-Germain, juara bertahan Liga Champions.
Sebelum kembali melanjutkan kompetisi Eropa dengan menjamu Slavia Praha, Atalanta harus lebih dulu menghadapi Lazio, tim yang musim lalu sukses mencuri kemenangan 1-0 di Bergamo lewat gol Gustav Isaksen.
Baca Juga: Prediksi AC Milan Vs Fiorentina, Rossoneri Siap Bungkam La Viola di San Siro
Lazio asuhan Maurizio Sarri tentu berharap dapat mengulang hasil positif tersebut. Kemenangan tandang di Bergamo akan membuat mereka menyamai perolehan poin Atalanta di klasemen sementara.
Statistik juga berpihak pada tim ibu kota: sejak 2018, Lazio rata-rata mencetak hampir dua gol per laga saat bermain di markas Atalanta.
Dalam laga terakhir, Lazio memperlihatkan semangat juang tinggi saat dua kali tertinggal dari Torino namun berhasil menutup pertandingan dengan skor 3-3.
Matteo Cancellieri menjadi bintang dengan dua gol dalam penampilan ke-100-nya di Serie A, sementara penalti dramatis dari Danilo Cataldi di masa injury time memastikan satu poin bagi tim biru langit tersebut.
Namun, hasil imbang itu belum cukup mengangkat posisi Lazio yang masih tertahan di papan tengah.
Sarri menghadapi masa sulit di periode keduanya bersama klub, terlebih dengan embargo transfer yang membuatnya tak bisa mendatangkan pemain baru.