Salut! Tim Panjat Tebing Indonesia Raih Dua Medali Emas di Kejuaraan Dunia di Polandia

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 7 Juli 2025 | 08:07 WIB
Raharjati dan Kiromal Katibin sukses persembahkan medali emas dan perak di nomor Speed Putra (PanjatTebing Indonesia)
Raharjati dan Kiromal Katibin sukses persembahkan medali emas dan perak di nomor Speed Putra (PanjatTebing Indonesia)

KLIK SAJA - Prestasi luar biasa kembali ditorehkan oleh Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia di kancah dunia.

Dalam ajang IFSC Climbing World Cup Krakow 2025 yang berlangsung di Polandia, tim Merah Putih sukses meraih dua medali emas dan satu medali perak pada final nomor speed, Minggu (6/7/2025).

Pencapaian ini tentunya semakin menegaskan dominasi Indonesia dalam disiplin speed climbing yang kini diakui secara global.

Di kategori speed putri, atlet andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, tampil luar biasa dan meraih medali emas setelah mengalahkan unggulan asal Amerika Serikat, Emma Hunt, di partai final.

Desak mencatat waktu fantastis 6,27 detik, meninggalkan Hunt yang membukukan waktu 7,56 detik. Perunggu diamankan atlet tuan rumah, Aleksandra Miroslaw, yang menang dalam perebutan tempat ketiga atas kompatriotnya, Natalia Kalucka, dengan waktu 6,36 detik.

Desak yang tampil mengecewakan pada Olimpiade Paris lalu, kini tampil lebih percaya diri.

Di nomor speed putra, Indonesia mendominasi dengan menempatkan dua wakilnya di partai final.

Raharjati Nursamsa sukses merebut emas setelah mencatat waktu 4,73 detik, mengungguli rekan senegaranya Kiromal Katibin, yang harus puas dengan medali perak karena mengalami fall saat berlaga.

Medali perunggu diraih atlet Jepang, Ryo Omasa, yang mengalahkan Zach Hammer dari Amerika Serikat dalam perebutan tempat ketiga.

Raihan tiga medali ini bukan hanya sebuah kemenangan teknis, tetapi juga simbol dari konsistensi pembinaan panjat tebing Indonesia, khususnya di nomor speed yang telah menjadi kekuatan andalan.

Indonesia, yang dulu hanya menjadi peserta dalam ajang internasional, kini telah menjelma menjadi kekuatan utama dunia dalam speed climbing.

Sekretaris Umum PP FPTI, Pristiawan Buntoro, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras bersama. "Selamat untuk para juara dan tim Indonesia. Ini hasil dari kerja tim, pelatih, atlet, dan semua pihak yang mendukung," ujarnya dalam pernyataan resmi.

Sementara itu, Raharjati—yang akrab disapa Hujrang—mengaku bersyukur bisa kembali naik podium tertinggi.

“Saya senang, akhirnya bisa dapat emas lagi setelah terakhir kali dua tahun lalu. Saya hanya berusaha memanjat secepat mungkin dan tidak memberi tekanan pada diri sendiri,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X