KLIK SAJA - Dua tim juara piala akan saling berhadapan di Grup D Piala Dunia Antarklub 2025 pada hari Senin, saat Chelsea dan Los Angeles FC memulai kampanye mereka di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta.
Pertemuan perdana ini mempertemukan juara UEFA Conference League dengan pemegang trofi US Open Cup—yang menempuh jalur unik dan tak biasa untuk bisa tampil di turnamen kandang ini.
The Blues kembali ke panggung dunia setelah menaklukkan Eropa, baik dari kasta tertinggi maupun ketiga dalam empat tahun terakhir.
Chelsea memastikan tiket ke Piala Dunia Antarklub edisi ini sejak peluit akhir final Liga Champions 2020–21 dibunyikan.
Sejak mengangkat trofi tertinggi di Eropa, The Blues juga mencetak sejarah baru di kancah UEFA: menjadi klub pertama yang berhasil menjuarai keempat kompetisi utama Eropa—Liga Champions, Liga Europa, Conference League, dan Piala Super UEFA.
Kemenangan telak 4-1 atas Real Betis di final Conference League menjadi penutup manis bagi musim debut Enzo Maresca sebagai pelatih kepala, yang secara mengejutkan mampu melampaui ekspektasi awal dengan membawa Chelsea kembali ke Liga Champions.
Chelsea menutup musim 2024–25 dengan delapan kemenangan dari sembilan laga terakhir di semua kompetisi—persiapan yang hampir sempurna untuk penampilan ketiga mereka di Piala Dunia Antarklub. Klub ibu kota ini memiliki rasio keberhasilan 50% dari dua edisi sebelumnya.
Sebagai juara Liga Champions, Chelsea sukses menjuarai edisi 2021–22 setelah menaklukkan Palmeiras lewat perpanjangan waktu di final.
Namun, dalam penampilan perdana mereka pada 2013, The Blues harus puas sebagai runner-up usai dikalahkan raksasa Brasil lainnya, Corinthians.
Menariknya, kini mereka kembali harus melewati tim Brasil lainnya—Flamengo—untuk bisa lolos dari Grup D.
Sementara itu, wakil Tunisia, Esperance de Tunis, siap mencuri perhatian dengan mengejutkan Chelsea maupun lawan-lawan lainnya.
Di sisi lain, LAFC awalnya diperkirakan hanya akan menjadi penonton di turnamen ini.
Namun, tempat mereka terbuka setelah klub Meksiko, Club León—juara Liga Champions CONCACAF 2023—didiskualifikasi karena melanggar aturan kepemilikan multi-klub FIFA.
Sebagai gantinya, LAFC dan Club America bertarung dalam laga play-off penentuan, di mana LAFC menang 2-1 lewat perpanjangan waktu untuk meraih tiket terakhir dari total 32 peserta—penampilan perdana mereka di Piala Dunia Antarklub.