KLIK SAJA – Tanggal 27 April 2025 bisa tercatat dalam sejarah sebagai hari paling dinanti dalam kalender para pendukung Liverpool.
Dengan hanya satu poin lagi yang dibutuhkan dari laga melawan Tottenham Hotspur, pasukan Arne Slot siap mencatatkan diri sebagai juara Liga Primer Inggris 2024/25, untuk pertama kalinya sejak era pandemi COVID-19.
Meski Arsenal secara matematis masih bisa mengejar, peluang mereka sangat tipis.
The Kop sudah dipastikan sudah mempersiapkan pesta kemenangan pasca laga penting ini.
Selama Liverpool tidak kalah dari Spurs di Anfield—tempat yang menjadi benteng tak tergoyahkan musim ini—maka pesta gelar akan dimulai, kali ini benar-benar disaksikan para Kopites, bukan hanya lewat layar kaca.
Laga ini akan tersaji pada tanggal 27 April 2025 pukul 22.30 WIB.
Dengan 14 pertandingan tak terkalahkan di Liga Primer, termasuk 6 kemenangan beruntun di Anfield, Arne Slot sudah mendekati catatan manis sebagai pelatih debutan kelima yang menjuarai Liga Primer di musim pertamanya, menyusul nama-nama besar seperti Mourinho dan Ancelotti.
Kembalinya Trent Alexander-Arnold menjadi kabar baik, terlebih setelah gol pentingnya ke gawang Leicester.
Ia akan kembali memperkuat pertahanan dan distribusi bola di sisi kanan. Sementara Mohamed Salah, meski mengalami paceklik gol, punya rekam jejak mengesankan melawan Spurs dengan 15 gol sejauh ini.
Joe Gomez dan Tyler Morton absen karena cedera, namun kekuatan Liverpool tetap solid. Dominik Szoboszlai, Mac Allister, dan Luis Diaz menjadi tumpuan kreativitas dan tekanan tinggi di lini tengah dan sayap.
Tottenham datang bukan tanpa beban. Meski peluang mereka di liga sudah menipis, mereka punya motivasi tersendiri—menggagalkan pesta Liverpool, dan secara tidak langsung, menjaga "rivalitas panas" dengan Arsenal tetap membara.
Namun, Ange Postecoglou tidak akan mudah mencuri poin dari Anfield.
Absennya Son Heung-min dan Radu Dragusin membuat lini serang dan pertahanan kehilangan tenaga.
Namun duet Cristian Romero–Micky van de Ven akan kembali menjaga benteng belakang, didukung oleh eksplosivitas Kulusevski dan Brennan Johnson.