KLIK SAJA - Nama Yakob Sayuri kembali menggema keras di kancah sepak bola nasional setelah mencetak hattrick brilian dalam laga antara Malut United melawan Persis Solo, Sabtu (12/4/2025) di Stadion Manahan, Solo.
Aksi luar biasanya bukan hanya memastikan kemenangan 1-3 untuk timnya, tapi juga menjadi sinyal kuat bagi pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, bahwa masih ada bakat lokal yang layak diberi panggung lebih besar di level internasional.
Selama gelaran kualifikasi Piala Dunia 2026, nama Yakob Sayuri seolah tenggelam di balik euforia pemain diaspora yang mulai berdatangan masuk.
Di posisi sayap, ia harus bersaing dengan nama-nama baru seperti Kevin Diks atau Mees Hilgers yang memiliki latar belakang Eropa dan dinilai lebih mapan secara teknis.
Namun, kehadiran mereka sejauh ini belum benar-benar membawa ketajaman yang eksplosif dari sisi lapangan, khususnya dalam pola inverted winger yang menusuk ke dalam.
Padahal, Yakob telah membuktikan kapasitasnya di Piala Asia 2023, di mana ia menyumbangkan satu assist krusial untuk Marselino Ferdinand saat melawan Irak.
Namun, kontribusi itu seolah dilupakan seiring dengan arus naturalisasi yang terus mengalir ke skuad Garuda. Kini, usai hattrick-nya yang ia ciptakan, publik banyak berharap ia bisa masuk ke timnas Kembali.
Pada pertandingan tersebut, Yakob membuka keunggulan di menit ke-35 melalui skema sepak pojok.
Tiga menit kemudian, ia kembali mencetak gol lewat aksi individu yang menunjukkan kecepatan dan kelincahan khas winger timur.
Tak berhenti di situ, menit ke-44 menjadi puncak penampilannya. Bermain satu-dua dengan saudara kembarnya Yance Sayuri, Yakob menyelesaikan peluang dengan tenang dan mencatatkan hattrick—sebuah peringatan keras bahwa talentanya belum habis.
Di tengah kebuntuan kreativitas sayap timnas saat ini, Yakob bisa menjadi solusi.
Ia punya akselerasi, insting menyerang, dan koneksi kuat dengan Yance yang juga tampil baik musim ini. Bahkan, kehadiran keduanya bisa jadi kombinasi maut jika dimanfaatkan dengan tepat.
Sudah saatnya Patrick Kluivert melihat lebih dalam potensi pemain-pemain lokal seperti Yakob, yang tidak hanya konsisten di liga domestik tapi juga terbukti mampu bersinar di laga-laga penting.
Bisa saja Yakob Sayuri tidak minta dijamin starter—ia hanya minta dilirik, dan performanya minggu ini adalah panggilan kode keras yang tak bisa diabaikan.