Menakar Peluang Timnas Indonesia U-17 Hadapi Korea Utara U-17 Pada Perempat Final Piala Asia U-17

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Sabtu, 12 April 2025 | 20:01 WIB
ilustrasi Korut U17 vs Indonesia U17 (berbagai sumber)
ilustrasi Korut U17 vs Indonesia U17 (berbagai sumber)

KLIK SAJA - Publik tanah air kini tengah tertuju pada laga penuh gengsi yang mempertemukan Timnas Indonesia U-17 dengan Korea Utara U-17 di babak perempat final Piala Asia U-17 2025.

Laga ini diprediksi menjadi pertarungan sengit antara dua tim yang sama-sama belum terkalahkan di fase grup.

Garuda Muda datang ke babak delapan besar dengan modal yang sangat meyakinkan. Di bawah komando coach Nova Arianto, Indonesia U-17 sukses meraih sembilan poin sempurna dari tiga pertandingan Grup C.

Kemenangan tipis 1-0 atas Korea Selatan di laga pembuka menunjukkan kedewasaan taktik dan mental yang matang.

Disusul pesta gol 4-1 ke gawang Yaman, serta kemenangan solid atas Afghanistan, tim ini menunjukkan performa stabil dan progresif.

Sebaliknya, Korea Utara U-17 lolos sebagai runner-up Grup D dengan raihan lima poin. Tim berjuluk Chollima ini mengantongi satu kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk laga penuh taktik saat menahan Oman 2-2.

Banyak pihak meyakini bahwa hasil imbang tersebut bukan karena ketidakmampuan, melainkan strategi menghindari pertemuan dengan Korea Selatan, lawan diplomatik di babak selanjutnya.

Artinya, kekuatan penuh Korea Utara bisa jadi baru akan terlihat saat menghadapi Indonesia.

Secara statistik, Timnas Indonesia U-17 unggul dalam hal produktivitas gol dengan torehan tujuh gol dan hanya kebobolan satu.

Sementara Korea Utara mencetak enam gol dan kebobolan tiga. Keunggulan ini mengindikasikan keseimbangan lini depan dan belakang Garuda Muda yang solid.

Namun, bukan berarti tugas mereka akan mudah.

Permainan Korea Utara yang mengandalkan kecepatan dari sisi sayap dan gaya spartan bisa menjadi ancaman nyata.

Mereka bukan tipikal tim penguasaan bola seperti Korea Selatan, tetapi lebih mengandalkan serangan balik cepat dan duel fisik.

Inilah yang perlu diwaspadai lini belakang Indonesia, yang kadang masih terlihat lengah saat transisi bertahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X