Ricky Kambuaya is Back! Potensi Supersub Tangguh Asli Lokal Andalan Coach Patrick

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 26 Maret 2025 | 15:43 WIB
Aksi Ricky Kambuaya saat laga lawan Bahrain (PSSI)
Aksi Ricky Kambuaya saat laga lawan Bahrain (PSSI)

KLIK SAJA - Ketika Ricky Kambuaya masuk menggantikan Justin Hubner pada menit ke-73 dalam laga Timnas Indonesia melawan Bahrain, suasana langsung terasa berbeda.

Pemain berusia 28 tahun itu langsung menunjukkan energi dan pengaruh besar di lini tengah, baik dalam fase bertahan maupun menyerang.

Hanya dalam waktu enam menit setelah masuk, Ricky sudah membuat terobosan berbahaya kelas dunia dan melepaskan umpan silang tajam ala trivela melengkung nan akurat ke kotak penalti—sayang, Reijnders gagal memanfaatkan peluang emas tersebut.

Aksi Ricky di babak kedua benar-benar mengubah dinamika permainan. Ia tampak gesit, cerdik dalam menguasai bola, dan tak segan turun membantu pertahanan sebelum melesat cepat ke sektor serang.

Baca Juga: Jaga Asa Piala Dunia, Indonesia Tundukkan Bahrain 1-0

Bukan hanya menampilkan permainan indah, Kambuaya juga tampil sebagai pejuang angkut air, mencatatkan 12 kali kontak dengan bola dan dua kali memenangi duel bola bawah.

Yang mencolok, performanya tak kalah dibanding pemain diaspora seperti Ivar Jenner atau Thom Haye. Ini adalah bukti bahwa talenta lokal Indonesia masih bisa bersaing di level internasional.

Comeback Setelah Lama Absen

Ricky Kambuaya sempat menjadi salah satu andalan Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong, tetapi perlahan jarang dipanggil seiring masuknya banyak pemain naturalisasi.

Namun, di tangan pelatih baru Patrick Kluivert, Ricky kembali mendapatkan kepercayaan.

Laga melawan Bahrain bisa menjadi momentum kebangkitan Ricky. Dengan stamina yang masih prima, kecepatan, dan visi permainan yang matang, ia membuktikan bahwa dirinya layak menjadi pilihan utama di lini tengah.

Sebagai putra asli Papua, Ricky memiliki keunggulan fisik yang sangat mendukung permainannya. Tubuhnya yang kekar namun lincah membuatnya sulit dijegal lawan.

 Selain itu, kemampuan teknisnya—seperti dribbling pendek, umpan terobosan, dan tendangan jarak menengah—menjadikannya ancaman serius bagi pertahanan lawan.

Yang lebih mengesankan adalah kecerdikannya membaca permainan. Ricky tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga timing yang tepat dalam melakukan pressing, intercepting, dan mengalirkan bola.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X