KLIK SAJA - Hanya memperoleh sekali kemenangan dalam lima laga terakhirnya di Serie A, AC Milan otewe menyerah untuk mengejar scudetto musim ini. Menjadi bahan evaluasi dalam permainan terbuka ala Paulo Fonseca, sering Rossoneri terjebak dalam serangan balik lawan.
Membuka giornata 17 Serie A, Rafael Leao dkk akan melawat ke Marc'Antonio Bentegodi markas Verona. Laga akan kickoff pada Sabtu (21/12/2024) pukul 02.45 dini hari WIB.
Baca Juga: Prediksi Girona vs Real Valladolid, Melihat Efek Kekecewaan Michel Tentang Ball-Possesion Timnya
Persiapan Kedua Tim
Pada pekan sebelumnya, AC Milan hanya puas ditahan imbang Genoa tanpa gol di San Siro. Dua puluh dua tembakan yang mereka lepaskan tak ada yang bisa membobol jala Nicola Leali.
Paulo Fonseca cukup berani memainkan pemain 17 tahun Mattia Liberali sebagai starter untuk menggantikan Christian Pulisic, namun ia gagal memberikan hasil decisive berupa hadirnya gol.
Hasil ini memaku Rossoneri di posisi ke delapan lewat perolehan 23 poin. Mereka kini berjarak 14 poin dengan Atalanta yang menjadi capolista, dan 8 poin dari Fiorentina di posisi ke empat. Jelas, obyektif wajar AC Milan hingga akhir musim hanyalah mengejar zona Liga Champions.
Atas penurunan performa ini, madia Italia Corriere dello Sport berani menulis "here we go again", merujuk bakal adanya persamaan nasib antara Stefano Pioli dengan Paulo Fonseca.
Tidak ada yang berubah dari penampilan grusak-grusuk, serangan boleh cepat dan tajam, namun langsung tumbang ketika dibalas serangan balik lawan, singkatnya "Tidak Seimbang".
Dikutip dari media yang sama, legenda AC Milan Clarence Seedorf memberikan sedikit tips untuk pelatih asal Portugal tersebut supaya Rossoneri bisa menunjukkan taringnya lagi.
"Hanya Fonseca yang dapat menemukan solusi bersama dengan kelompoknya, dengan pemain yang lebih berpengalaman yang dapat mengambil tanggung jawab untuk membantu proses ini, membantu pelatih di tempat yang tidak dapat dijangkaunya", ujarnya kepada wartawan Giulia Mizzoni via Corriere dello Sport.
Di sisi lain, Verona yang dilatih Paolo Zanetti akhir pekan lalu baru memutus rentetan empat kekalahan beruntun dengan mengalahkan Parma 3-2 di Ennio Tardini. Hasil yang bisa memberi nafas bantuan untuk karier sang allenatore yang lebih terancam dibanding Fonseca.
Menambah poin menjadi 15, posisi Gialloblu kini ada di urutan ke-17 Serie A, tepat di atas zona merah.
Jika alami kekalahan di laga ini, bisa jadi libur Natal pekan depan mereka akan mempunyai pelatih baru.
Artikel Terkait
Prediksi AS Monaco vs PSG, Jelas Laga Ini Adalah Penentu Gelar Ligue 1 Musim 2024/2025
Daftar Lengkap Pemenang FIFA Best Player 2024, Penebusan Vinicius Jr!
Real Madrid Juara Intercontinental Cup 2024, Pertunjukan Vinicius Jr, dan Rekor Carlo Ancelotti
Prediksi Tottenham Hotspur vs Manchester United, Bekal Positif dari Puskas Award Alejandro Garnacho
Prediksi Girona vs Real Valladolid, Melihat Efek Kekecewaan Michel Tentang Ball-Possesion Timnya
Ketatnya Persaingan Grup B di Ajang Piala AFF 2024, Inilah 4 Tim Masih Punya Harapan untuk Lolos ke Semifinal!