KLIK SAJA - Tiga kekalahan beruntun didapatkan Sporting CP pada empat laga perdana manajer Joao Pereira. Secara formasi sebenarnya masih menggunakan 3-4-2-1 peninggalan Ruben Amorim, hanya saja mereka harus bisa melupakan memori manis masa lalu!
Viktor Gyokeres bakal menjalani matchday 6 Champions League dengan mengunjungi Jan Breydel Stadium, markas klub Belgia Club Brugge. Laga dijadwalkan kick-off pada Rabu (11/12/2024) pukul 03.00 dini hari WIB.
Persiapan Kedua Tim
Tuan rumah asuhan Nicky Hayen saat ini berada di posisi 22 klasemen UCL, dan mereka paling tidak ingin mempertahankan posisi dalam 24 besar.
Dua kali menang, sekali seri, dan dua kali kalah didapatkan wakil Belgia dalam lima matchday sebelumnya, sehingga tujuh poin berhail mereka amankan.
Kelemahan terbesar tim ini ada di sisi menyerangnya, terbukti ketika mereka hanya menang 1-0 atas Aston Villa melalui gol penalti Hans Vanaken, serta saat draw 1-1 dengan Celtic dua pekan silam, banyak peluang yang terbuang percuma.
Sejak kalah 1-3 melawan AC Milan Oktober lalu, Club Brugge tidak terkalahkan dalam sepuluh laga terakhir. Di Liga Jupiler Belgia, mereka masih menempel Racing Genk yang unggul empat angka di puncak klasemen.
Sementara di sisi tim tamu, Sporting masih belum bisa lepas dari bayang-bayang Ruben Amorim. Pasukan Joao Pereira sempat menang telak 6-0 melawan Amarante FC di Piala Liga, namun secara beruntun digebuk Arsenal 1-5, Santa Clara 0-1, dan teranyar Moreirense 1-2.
Formasi dan komposisi sama, namun perbedaan yang terlihat dibandingkan era Amorim ada pada semangat juang dan klinikal di depan gawang.
Bayangkan saja, ketika menghadapi Santa Clara di kandang sendiri, Viktor Gyokeres dkk hasilkan 21 tembakan namun hanya 4 yang mengarah ke gawang lawan. Begitu pula akhir pekan lalu ketika berjumpa Moreirense, 17 tembakan hanya menghasilkan sebuah gol dari penalti Gyokeres.
Hal ini membuat posisi mereka di liga terancam, kendati masih unggul dua poin dari Benfica yang memiliki satu laga di kantong.
Di Champions League, beruntung legasi dari Ruben Amorim masih memberikan sepuluh poin bagi mereka untuk ada di posisi sepuluh. Kini, tinggal bagaimana Joao Pereira memotivasi pemainnya dan menyuruh mereka segera melupakan memori manis bersama Amorim.
Artikel Terkait
Marta da Silva, Ratu Sepak Bola Wanita Brasil yang Namanya Kian Abadi
Prediksi Dinamo Zagreb vs Glasgow Celtic, Laju Tak Terkalahkan The Bhoys Hadirkan Potensi Laga Imbang di Zagreb
Prediksi Girona vs Liverpool, The Reds Punya Keunggulan Waktu Istirahat Usai Derby Merseyside Ditunda
Prediksi Atalanta vs Real Madrid, La Dea Berpeluang Besar Menang, tetapi Waspadai DNA UCL Los Blancos
STY Ungkap Soal Ivar Jenner dan Hubner yang Tak Masuk Skuad Indonesia di AFF 2024 hingga Sebut Laga Kontra Myanmar Bakal Sulit!
Awal Baik Untuk Garuda! Indonesia Kalahkan Myanmar 1-0 Lewat Gol Asnawi Di Piala AFF 2024