Presiden SAFA Danny Jordaan Ditangkap: Noda Hitam di Balik Kesuksesan Piala Dunia 2010

photo author
Greg Satria, Klik Saja
- Rabu, 13 November 2024 | 21:15 WIB
Presiden SAFA Danny Jordaan (taungdailynews.com)
Presiden SAFA Danny Jordaan (taungdailynews.com)

KLIK SAJA - Sebuah kabar mengejutkan mengguncang dunia sepak bola Afrika Selatan. Danny Jordaan, sosok sentral di balik keberhasilan Afrika Selatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010, kini terjerat kasus korupsi. Berdasarkan berita Reuters, Pria yang menjadi Presiden SAFA atau PSSI-nya Afrika Selatan, ditangkap atas tuduhan penggelapan dana organisasi.

Kabar penangkapan Jordaan ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi sepak bola Afrika Selatan. Sosok yang begitu dihormati dan dianggap sebagai pahlawan kini harus berurusan dengan hukum. Kasus ini pun menjadi sorotan media internasional, dan kembali mengundang pertanyaan besar tentang integritas kepemimpinan dalam dunia sepak bola.

Baca Juga: Prediksi Yunani vs Inggris, Pemenuhan Janji Lee Carsley pada Taylor Harwood-Bellis dan Balas Dendam Kekalahan di Wembley

Skandal yang Mengguncang SAFA

Danny Jordaan sebelumnya terpilih menjadi Kepala Eksekutif SAFA pada tahun 1997. Ia punya jasa besar untuk mengajukan Afrika Selatan menjadi penyelenggara Piala Dunia 2006, kendati dikalahkan Jerman dalam pemungutan suara akhir.

Tak kenal menyerah, Jordaan dan tim akhirnya mendapatkan Piala Dunia pertama yang diselenggarakan di Benua Afrika pada tahun 2010.

Penangkapan tersebut bermula dari penggerebekan yang dilakukan polisi terhadap kantor SAFA di Johannesburg pada bulan Maret lalu. Setelah penyidikan, tuduhan yang dilayangkan kepada Jordaan cukup serius. Ia diduga telah menyalahgunakan dana SAFA untuk kepentingan pribadi selama periode 2014-2018. Mulai dari menyewa perusahaan keamanan swasta hingga perusahaan hubungan masyarakat, semua dilakukan tanpa persetujuan dewan.

Baca Juga: Prediksi Prancis vs Isreal, Les Blues (Harus) Mulai Terbiasa Tanpa Kylian Mbappe

Menurut berita BBC, para kritikus Jordaan telah mendesaknya untuk mengundurkan diri, dengan menunjuk pada kegagalan tim nasional putra untuk lolos ke Piala Dunia sejak 2010 serta memburuknya infrastruktur sepak bola akar rumput di negara tersebut.

Penangkapan Jordaan ini tentu saja memunculkan berbagai spekulasi. Apakah ini hanya kasus isolasi atau ada jaringan korupsi yang lebih besar di dalam SAFA? Pertanyaan-pertanyaan ini tentu saja masih menjadi misteri dan menanti jawaban dari proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga: Prediksi Belgia vs Italia, Satu Poin Lagi Azzurri Menuju Perempatfinal

Dampak terhadap Sepak Bola Afrika Selatan

Kasus ini tentu saja akan berdampak signifikan terhadap sepak bola Afrika Selatan. Citra positif yang dibangun selama beberapa tahun terakhir, terutama setelah sukses menyelenggarakan Piala Dunia 2010, terancam rusak. Kepercayaan publik terhadap federasi sepak bola pun akan menurun drastis.

Selain itu, kasus ini juga bisa menjadi preseden buruk bagi sepak bola Afrika. Jika tidak ditangani dengan serius, kasus serupa bisa saja terjadi di negara-negara lain di benua hitam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Greg Satria

Sumber: Reuters, BBC.Com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X