Pro dan Kontra Seorang Influencer Dimainkan Klub Deportivo Riestra di Laga Resmi Liga Argentina

photo author
Greg Satria, Klik Saja
- Selasa, 12 November 2024 | 12:13 WIB
Momen Ivan Buhajeruk a.k.a Spreen ketika meninggalkan lapangan (www.ole.com.ar)
Momen Ivan Buhajeruk a.k.a Spreen ketika meninggalkan lapangan (www.ole.com.ar)

KLIK SAJA - Dunia sepak bola kembali dihebohkan dengan keputusan kontroversial yang diambil oleh klub Deportivo Riestra. Klub asal Argentina yang baru promosi musim ini, memutuskan untuk memainkan seorang influencer bernama Ivan Buhajeruk, yang lebih dikenal dengan nama panggung Spreen, dalam laga resmi melawan Velez Sarsfield, Selasa (12/11/2024) yang berkesudahan 1-1. Keputusan ini memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar sepak bola.

Baca Juga: Prediksi Deportivo Riestra vs Velez Sarsfield, Upaya El Fortin Memantapkan Puncak Klasemen

Siapa Itu Spreen dan Alasan Deportivo Riestra

Spreen adalah seorang influencer 24 tahun asal Argentina dengan jumlah pengikut di YouTube mencapai 8 juta orang, dan di Instragram sebanyak 5 juta orang. Popularitasnya didapatkan melalui konten-konten dan video streming menarik yang seringkali berbau humor dan menghibur.

Namun, sepak bola bukanlah keahlian utamanya. Keputusan Deportivo Riestra untuk memainkannya dalam laga resmi tentu saja mengejutkan banyak pihak, meskipun seharusnya sudah bisa diantisipasi.

Deportivo Riestra yang bermarkas di Buenos Aires memiliki alasan tersendiri di balik keputusan kontroversial ini. Salah satu alasan yang paling mungkin adalah untuk meningkatkan popularitas klub.

Mereka sudah mengontrak Spreen menjadi salah satu anggota tim sejak Februari 2024 dan didaftarkan ke FA Argentina dengan alasan komersial, yakni untuk strategi pemasaran tim. 

Dengan memainkan seorang influencer terkenal seperti Spreen, diharapkan dapat menarik perhatian publik yang lebih luas, baik dari kalangan penggemar sepak bola maupun penggemar Spreen sendiri. Selain itu, hal ini juga bisa menjadi strategi marketing yang cukup efektif untuk meningkatkan pendapatan klub.

Manajer Riestra, Cristian Fabbiani mengatakan kepada stasiun radio lokal bahwa dia telah berbicara dengan pelatih Velez Gustavo Quinteros sebelum pertandingan untuk memberitahunya tentang rencana ini. Ia berkilah tidak ingin tidak menghormati siapa pun dengan memasukkan Spreen ke starting line-up.

"Dia tertawa dan meminta saya meninggalkannya selama setengah jam. Itu adalah sesuatu yang bersifat kontraktual yang telah ditandatangani sejak lama dan klub sangat bergantung pada publisitas... Itu mungkin hanya terjadi sekali," ujarnya dikutip dari Reuters.
 
Momen saat Spreen melakukan video streaming
Momen saat Spreen melakukan video streaming (www.mirostream.com)
 
Baca Juga: Lagi Viral! Wasit David Coote Menghujat Liverpool dan Jurgen Klopp Berujung Diskors
 
Reaksi Publik yang Terbelah

Keputusan Deportivo Riestra ini memicu reaksi yang beragam dari publik. Ada yang mendukung, namun lebih banyak yang kontra.

Di lini masa, mereka yang mendukung keputusan ini berargumen bahwa sepak bola adalah hiburan dan tidak ada salahnya jika klub mencoba hal-hal yang baru untuk menarik perhatian penonton. Selain itu, mereka juga melihat ini sebagai kesempatan bagi Spreen untuk mewujudkan mimpinya bermain sepak bola di level profesional.

Namun yang menentang, tentu dtang dari pihak konvensional sepak bola. Legenda hidup Argentina Juan Sebastian Veron menulis di Instagram dengan cukup keras, "Benar-benar tidak menghormati sepak bola dan para pemainnya."

Surat kabar Argentina La Nacion menulis cukup keras di situs webnya "Bagaimana cara tidak menghormati sejarah dan masa depan sepak bola Argentina dalam satu menit".

Sementara pada siaran langsung di laga tersebut, komentator pertandingan di stasiun penyiaran lokal Tyc Sports mengkritik keras penampilan Buhajeruk.

"Dia bahkan tidak tahu di mana harus berdiri... sungguh tidak masuk akal," kata seorang komentator dikutip dri Reuters. "Ini memalukan, ini benar-benar aib."
Baca Juga: 3 Alasan Kuat Ruben Amorim Tidak Memakai Jasa Ruud van Nistelrooy Sebagai Asistennya

Dampak Negatif yang Mungkin Terjadi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Greg Satria

Sumber: Reuters, The Guardian, ole.com.ar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X