Wasit Ahmed Al Kaf Dan Gol Kontroversial Bahrain Ke Gawang Marthen Paes Di Menit Akhir

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 11 Oktober 2024 | 17:03 WIB
Wasit Ahmed Al Kaf Dan Gol Kontroversial Bahrain Ke Gawang Marthen Paes Di Menit Akhir (Suara Merdeka Jakarta)
Wasit Ahmed Al Kaf Dan Gol Kontroversial Bahrain Ke Gawang Marthen Paes Di Menit Akhir (Suara Merdeka Jakarta)

Adalah Gol Mohamed Marhoon yang menyeimbangkan skor pada laga ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra timnas Garuda disinyalir berbau kontroversi dan menjadi perbincangan trending topic para netizen tanah air.

Sebab musababnya, golnya itu dicatatkan pada menit yang tak lazim, yaitu pada menit ke-90+9.

Wasit Ahmed Al Kaf asal Oman pada mulanya menetapkan injury time di babak kedua adalah enam menit, namun faktanya waktu injury time bergulir hingga menit ke 9, naasnya pada menit akhir itu, gawang Marthen Paes harus kebobolan, dan kemenangan di atas mata harus buyar.
Baca Juga: Timnas Indonesia Ditahan Imbang Bahrain, Wasit Jadi Kambing Hitam

Jika kita mengacu pada Laws of the Game dari International Football Association Board (IFAB) pada 'Law 7: The Duration of The Match', yang menjelaskan soal durasi pertandingan termasuk soal Allowance for time lost.

Hal tersebut dapat diartikan sebagai waktu tambahan atau injury time dari waktu-waktu yang terbuang pada setiap babaknya.

Hal-hal yang bisa menjadi 'penyumbang' waktu tambahan adalah pergantian pemain, penanganan pemain yang cedera, pemain yang membuang-buang waktu, sanksi disiplin, penghentian oleh peraturan kompetisi seperti 'jeda minum' (sembilan puluh detik sampai maksimal tiga menit), pemeriksaan atau peninjauan VAR, selebrasi gol, serta penyebab lainnya seperti campur tangan oleh pihak luar dari panitia pertandingan.
Baca Juga: Awal yang Manis! Timnas U20 Indonesia Bantai Maladewa 4-0 di Kualifikasi Piala Asia AFC U20 2025

Terdapat catatan penting untuk mempelajari pada kasus gol kontroversial Bahrain yaitu 'waktu tambahan dapat ditambah oleh wasit tetapi tidak dikurangi'.

Hal inilah yang menjadi dasar kenapa gol kedua Bahrain tetap masih disahkan oleh wasit berkepala plontos tersebut.

Namun yang menjadi pertanyaan pada  babak kedua, hampir tidak ada insiden berarti sebagai penambah waktu untuk injury time hingga sebanyak 9 menit

Hal yang membuat heran adalah, ketika injury time sudah melewati dari enam menit, terlihat situasi bola beberapa kali ada di tengah lapangan alias posisi netral.

Baca Juga: Indra Sjafri Telah Menetapkan Daftar Akhir 23 Nama Pemain untuk Kualifikasi Piala Asia U20

Namun, wasit Ahmed Al Kaf tetap tak mau  meniupkan peluit panjang, malah justru Bahrain mendapatkan kesempatan tendangan sudut dan berbuah gol penyeimbang.

Hingga akhir tampak para pemain dan official Timnas Indonesia protes, imbasnya manajer timnas Sumardji pun sampai dihukum kartu merah.

Anehnya lagi, gol kedua Bahrain bisa dikatakan berbau offside, namun entah kenapa tidak pemeriksaan ulang melalui VAR.

Tak mau tinggal diam, PSSI pun menyurati FIFA dan AFC atas keberatan dari hasil pertandingan kontroversial tersebut.

Terlepas dari hal tersebut, perjuangan para punggawa Garuda patut kita apreasiasi, karena mampu menampilkan pertandingan luar biasa pada pertandingan away kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X