Polri Tangkap 3 Pelaku Pengaturan Skor Liga 2 2018, Erick Tohir : Ini Bukti PSSI, Polri, dan Satgas Anti Mafia Serius Tangani Mafia Bola

photo author
Arif Rizqillah, Klik Saja
- Kamis, 21 Desember 2023 | 17:00 WIB
Potret Beberapa Pelaku yang DItangkap Karena Diduga Jadi Dalang Pengaturan Skor di Liga 2 pada  Tahun 2018 Lalu (foto : pssi)
Potret Beberapa Pelaku yang DItangkap Karena Diduga Jadi Dalang Pengaturan Skor di Liga 2 pada Tahun 2018 Lalu (foto : pssi)

Olahraga, Klik Saja - Polri berhasil menangkap pelaku dugaan suap pengaturan skor pertandingan Liga 2 yang diselenggarakan tahun 2018 lalu. 

Adapun pelaku yang diduga sebagai dalang dibalik adanya pengaturan skor liga 2 2018 berinsial VW atau Vigit Waluyo, Dewanto Rahadmoyo Nugroho (DRN), dan Kartiko Mustikaningtyas (KM). Ketiganya mulai ditahan dan dilakukan pemeriksaan pada Rabu (20/12) pagi. 

Menanggapi hal itu, Erick Tohir selaku ketua PSSI mengucapkan bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa elemen untuk menangani kasus mafia pada sepakbola termasuk pengaturan skor. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tidak akan pandang bulu dalam menangkap pelaku mafia bola.

Baca Juga: PSSI Panggil 26 Pemain Untuk Ikuti TC Timnas U-20 di Turki, Mayoritas Pemain Piala Dunia U-17 2023

"Saya pernah katakan, jangan main-main. PSSI sudah berkomitmen dengan Polri, kita selidiki, ada bukti yang kuat, maka langsung sikat, tidak pandang bulu. Jika ingin sepakbola kita bersih. Apalagi ini sudah menjadi permintaan dari Presiden Jokowi, maka harus punya nyali untuk berantas suap dan judi di sepakbola kita", tutur Erick Tohir seperti dilansir dari pssi.org

Ia juga berharap bahwa adanya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihaknya dapat membuat jera para pelaku mafia bola yang ingin menghancurkan sepak bola Indonesia. Hal tersebut juga menandakan bahwa pihaknya sangat serius untuk menangani kasus mafia di sepakbola.

Baca Juga: Kabar Duka Datang Dari Chef Haryo Pramoe Menghembuskan Nyawa Terakhirnya Hari Ini

"Saya berharap tindakan penegakan dan penerapan hukum bagi pihak-pihak yang ingin menghancurkan sepakbola Indonesia ini membuat efek jera, sekaligus menjadi sinyal bahwa PSSI, Polri, dan Satgas Anti Mafia Bola sangat serius", tambah erick.

Erick juga menegaskan bahwa klub juga harus berhati-hati sebab klub juga akan menerima hukuman jika terbukti terlibat match fixing.

Saya ingin klub-klub peserta semua kompetisi liga juga hati-hati. Sebab klub bisa kena hukuman jika terlibat match fixing", tegas Erick.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Arif Rizqillah

Sumber: PSSI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X