KLIK SAJA - Pendakian Gunung Sumbing melalui jalur Banaran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, berakhir tragis bagi Dude Kurniawan Pasha (16).
Pendaki asal Colomadu, Karanganyar tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terpisah dari dua rekannya ketika perjalanan turun dari kawasan Puncak Sejati.
Korban sebelumnya mendaki dengan konsep tektok atau pergi dan kembali tanpa bermalam di gunung.
Pencarian dilakukan tim SAR gabungan setelah korban tidak kunjung kembali ke Basecamp Banaran.
Korban akhirnya ditemukan pada Minggu, 23 Agustus 2026 di sebuah jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter.
Tiga Pendaki Tiba di Basecamp Gunung Sumbing
Dude Kurniawan Pasha melakukan pendakian Gunung Sumbing bersama dua orang rekannya pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Ketiganya memilih jalur pendakian melalui Banaran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Mereka tiba di Basecamp Gunung Sumbing via Banaran sekitar pukul 21.30 WIB.
Setelah beristirahat di basecamp, rombongan bersiap melanjutkan perjalanan menuju kawasan Puncak Sejati.
Pendakian tersebut direncanakan menggunakan pola tektok sehingga ketiganya tidak bermaksud menginap di gunung.
Rombongan kemudian mulai melakukan pendakian sekitar pukul 23.30 WIB.
“Rombongan berangkat dari basecamp dalam kondisi fisik sehat untuk melakukan pendakian menuju Puncak Sejati,” ujar Totok kepada awak media pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Korban Melanjutkan Pendakian hingga Puncak Sejati
Dalam perjalanan menuju Puncak Sejati, tiga pendaki tersebut kemudian tidak lagi berjalan dalam satu kelompok utuh.