nasional

Kisah Lie Gei di Pecinan Semarang, Lie Gei Hong Menjaga Kelenteng Siu Hok Bio dari Lupa dan Waktu

Selasa, 17 Februari 2026 | 16:06 WIB
Kisah Lie Gei di Pecinan Semarang, Lie Gei Hong Menjaga Kelenteng Siu Hok Bio dari Lupa dan Waktu (Ilustrasi gambar )

Lie berupaya menjaga bukan hanya bangunan, tetapi juga nilai-nilai sejarah di dalamnya.

Baginya, setiap sudut kelenteng seperti halaman buku yang tidak boleh hilang dimakan waktu.

Menyapa Pengunjung Hampir Setiap Hari

Meski usianya tidak lagi muda, Lie tidak pernah absen hampir setiap hari datang ke kelenteng.

Baca Juga: Tanggul Sungai Tuntang Demak Jebol Dua Titik, Jalan Semarang-Purwodadi Lumpuh Total dan Dampaknya Bagi Warga

Dia memastikan kegiatan kelenteng berjalan baik dan struktur ruangan tetap terawat.

Lie juga menyapa pengunjung yang datang, baik sekadar ziarah, berdoa, maupun melihat langsung sejarah yang tersimpan.

Pendekatan yang hangat ini membuat kelenteng tetap terasa hidup dan menjadi ruang interaksi sosial.

Beberapa pengunjung mengaku datang sejak kecil bersama keluarga, sambil belajar soal akar budaya komunitasnya.

Lie seolah menyampaikan pesan bahwa sejarah bukan hanya dibaca, tetapi juga dirasakan.

Dan ia menjaga semuanya dengan cara paling sederhana: hadir, setiap hari.

Saksi Perubahan Sosial dan Pendidikan Masa Lalu

Baca Juga: Informasi Jadwal Kapal KM Sabuk Nusantara 108 Periode 15 – 21 Februari 2026 Rute Balauring – Baranusa – Kalabahi – Lewoleba

Lie merupakan saksi hidup perubahan kehidupan komunitas Tionghoa di Semarang.

Dia tumbuh pada zaman ketika ruang budaya dan identitas tidak sebesar seperti hari ini.

Halaman:

Tags

Terkini