Kisah Lie Gei di Pecinan Semarang, Lie Gei Hong Menjaga Kelenteng Siu Hok Bio dari Lupa dan Waktu

photo author
- Selasa, 17 Februari 2026 | 16:06 WIB
Kisah Lie Gei di Pecinan Semarang, Lie Gei Hong Menjaga Kelenteng Siu Hok Bio dari Lupa dan Waktu (Ilustrasi gambar )
Kisah Lie Gei di Pecinan Semarang, Lie Gei Hong Menjaga Kelenteng Siu Hok Bio dari Lupa dan Waktu (Ilustrasi gambar )

Perjalanan sejarah yang dialami Lie dan komunitasnya menunjukkan bahwa budaya tidak pernah benar-benar hilang, meskipun terkadang terpinggirkan.

Peran figur seperti Lie membuat warisan itu tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Kelenteng Siu Hok Bio kini berdiri sebagai pengingat masa lalu sekaligus ruang bagi generasi muda untuk memahami akar budaya mereka.

Baca Juga: Informasi Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Bersama Perum Jasa Tirta II, Keberangkatan dari Jakarta dan Purwakarta

Cerita ini juga mencerminkan bagaimana Semarang menjadi kota yang menerima keberagaman budaya.

Lewat pelestarian yang konsisten, ingatan zaman seperti ini tetap terjaga dari generasi ke generasi.

Lie berpandangan bahwa setiap sudut kelenteng menyimpan pelajaran tentang keberanian, keteguhan, dan kebersamaan.

Mungkin itulah alasan ia tetap bertahan menjaga kelenteng sampai hari ini.

Baca Juga: Polemik IUP Tambang Tumpang Pitu Banyuwangi Memanas, Fauzan LS Desak Audit dan Transparansi Azwar Anas

Di usia senja, Lie Gei Hong tidak mengejar sorotan.

Ia hanya menjaga satu hal sederhana: ingatan. Kelenteng Siu Hok Bio bukan hanya bangunan tua di Pecinan Semarang, tapi ruang hidup yang menyimpan cerita tentang identitas, sejarah, dan keberlangsungan budaya.

Selama ini masih ada orang seperti Lie, sejarah tidak akan benar-benar hilang.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X