KLIK SAJA - Di tengah hiruk-pikuk kawasan Pecinan Semarang yang penuh deretan ruko dan aktivitas kota, ada sebuah tempat kecil tapi sarat makna sejarah Kelenteng Siu Hok Bio.
Bangunannya sederhana, tidak mencolok, namun menyimpan cerita panjang komunitas Tionghoa di kota ini.
Di tempat inilah Lie Gei Hong, sosok berusia sekitar 80 tahun dan Ketua Yayasan Kelenteng Siu Hok Bio, menghabiskan sebagian besar hidupnya demi menjaga kelenteng tetap hidup, terawat, dan menjadi saksi zaman.
Bagi Lie, kelenteng ini bukan sekadar tempat sembahyang.
“Kelenteng ini bukan hanya tempat ibadah, tapi juga tempat menyimpan ingatan,” ungkapnya.
Kelenteng Siu Hok Bio: Tempat “Ingatan” Komunitas
Lebih dari sekadar tempat ibadah, Kelenteng Siu Hok Bio merupakan ruang kenangan menyerupai buku hidup komunitas Tionghoa di Semarang.
Bangunan ini menjadi tempat persimpangan antara cerita masa lalu dan realita masa kini masyarakat yang terus berubah seiring waktu.
Lie Gei Hong menyebut kelenteng itu bukan hanya struktur batu dan kayu ia adalah tempat yang menyimpan memori sejarah panjang komunitasnya.
Di balik pintu kelenteng yang tampak sederhana, tersimpan cerita era ketika identitas budaya Tionghoa belum sebebas sekarang.
Baca Juga: 15 Titik Rukyatul Hilal Ramadan 1447 H di Jateng, dari Semarang hingga Kebumen, Cek Lokasi Resminya
Kelenteng seperti ini menjadi saksi eksistensi dan keberlangsungan tradisi Tionghoa yang telah berakar lama di Semarang.
Keberadaan kelenteng mencerminkan bagaimana budaya Tionghoa berkembang di tengah lingkungan yang multikultural.
Artikel Terkait
Info Gerbangkertosila! Jadwal Lokasi Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Bank Indonesia Untuk Area Surabaya dan Sekitarnya Periode 19 - 26 Februari
Info Terbaru! Jadwal Kapal Pelni KM Lawit Periode 18 Februari – 1 Maret 2026 Rute Rote – Surabaya – Kumai - Semarang – Sampit
Cek Informasi Jadwal dan Tiket Kapal Dharma Lautan Utama Rute Balikpapan ke Surabaya Periode 15 – 27 Februari 2026
Informasi Jadwal dan Tiket Kapal Dharma Lautan Utama Rute Surabaya ke Balikpapan Periode 15 – 27 Februari 2026
Dony Ahmad Munir Gabung Gerindra 2026, Strategi Baru Percepat Pembangunan Kabupaten Sumedang