Pemulihan infrastruktur menjadi prioritas agar layanan kesehatan bisa kembali berjalan.
Tak hanya memperbaiki bangunan, pemerintah juga akan mengirim peralatan kesehatan.
Langkah ini diharapkan membuat pelayanan medis lebih optimal bagi warga terdampak.
Kehadiran Puskesmas sangat penting sebagai garda terdepan layanan kesehatan masyarakat.
Apalagi di situasi darurat, akses cepat ke layanan dasar bisa menyelamatkan banyak nyawa.
Harapannya, warga tak lagi kesulitan mendapatkan pertolongan medis.
Bencana memang tak bisa dihindari, tetapi dampaknya bisa ditekan dengan penanganan yang cepat dan tepat.
Sorotan dokter Daeng Mohammad Faqih menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan adalah kunci keselamatan para penyintas.
Baca Juga: Resmi! UMK Kabupaten Cilacap 2026 Rp2,7 Juta, Ini Makna dan Harapannya bagi Ekonomi Daerah
Mulai dari prioritas korban terisolir, ketersediaan air dan obat, hingga tenaga medis yang sesuai, semuanya harus berjalan seiring.
Dengan kolaborasi semua pihak, harapan untuk bangkit dari bencana bukan sekadar wacana.
Sumatera butuh aksi nyata, bukan janji semata.***