KLIK SAJA - Linimasa media sosial belakangan ini dipenuhi cerita warga yang merasa resah saat melintas di jalan raya.
Aksi perampasan kendaraan oleh oknum debt collector alias mata elang (matel) kembali mencuat dan memantik emosi publik.
Tak sedikit insiden yang berujung cekcok, intimidasi, bahkan kekerasan di tengah jalan.
Di tengah kegaduhan itu, sebuah pengakuan mengejutkan datang dari perwira polisi yang dikenal luas di jagat maya.
Kombes Pol Manang Soebeti atau “Pak Bray” membongkar dugaan sumber data yang dipakai matel di lapangan.
Fakta ini membuka tabir gelap praktik penagihan kendaraan yang selama ini bikin warga waswas.
Berikut deret fakta yang diungkap Manang Soebeti.
Aksi Matel di Jalanan Bikin Warga Resah dan Berujung Konflik
Praktik perampasan kendaraan oleh matel bukan lagi cerita baru di jalanan.
Warga yang tengah melintas, baik menggunakan motor maupun mobil, kerap menjadi sasaran penyetopan mendadak.
Situasi ini sering memicu perselisihan karena penarikan dilakukan secara sepihak.
Banyak warga merasa dipermalukan, ditekan, bahkan diintimidasi di ruang publik.