Dua jalur utama disediakan, pelatihan administrasi dan pelatihan kewirausahaan.
Pelatihan administrasi memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan data, penyusunan dokumen, hingga penggunaan perangkat digital.
Sementara itu, pelatihan kewirausahaan fokus memberikan bekal dalam membangun usaha, mulai dari perencanaan, strategi pemasaran, hingga pembuatan konten promosi.
“Kami ingin para peserta memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang bagi diri mereka sendiri,” imbuh Dhanny.
Peserta dapat memilih jalur yang paling cocok dengan kondisi dan peluang di lingkungan mereka.
Dengan sistem ini, BRI ingin memastikan setiap peserta mendapatkan ruang berkembang sesuai bakat masing-masing.
Pemagangan dilakukan melalui kemitraan dengan perusahaan kuliner, pariwisata, dan manufaktur
Tahap pemagangan dirancang agar peserta mendapatkan pengalaman kerja nyata yang relevan dengan kebutuhan industri.
BRI Peduli menggandeng berbagai perusahaan di sektor kuliner, pariwisata, dan manufaktur untuk membuka pintu kesempatan bagi peserta program.
Melalui pemagangan ini, peserta dapat memahami ritme kerja, etika profesional, serta keterampilan teknis sesuai bidang masing-masing.
Pengalaman lapangan ini diharapkan menjadi gerbang awal bagi peserta memasuki dunia kerja.
Baca Juga: 5 Sinyal Bahaya dari WALHI! Banjir–Longsor Sumatera dan Kewajiban Negara Menggugat Pengusaha
Selain itu, perusahaan mitra juga mendapatkan kesempatan untuk menilai potensi dan merekrut peserta berbakat.
Program magang ini sekaligus membangun jejaring yang dapat dimanfaatkan peserta di kemudian hari.