nasional

Banjir Bandang dan Longsor Meluas di Sumut, Pemerintah Gunakan Helikopter untuk Evakuasi

Kamis, 27 November 2025 | 11:57 WIB
Banjir Bandang dan Longsor Meluas di Sumut, Pemerintah Gunakan Helikopter untuk Evakuasi (Jembatan terputus akibat banjir di Tapanuli Utara, Sumatera Utara. (BPBD Kabupaten Tapanuli Utara))

KLIK SAJA - Cuaca ekstrem yang menghantam empat wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan pada 24–25 November 2025 membawa dampak besar yang tak bisa disepelekan.

Banjir bandang, tanah longsor, akses jalan terputus, hingga layanan komunikasi yang ikut tumbang.

Saat video arus banjir deras beredar di media sosial, menggulung rumah dan menyeret kendaraan, pemerintah dan BNPB langsung bergerak cepat untuk memulihkan akses dan memastikan proses evakuasi berjalan.

Empat Wilayah Kritis Diterjang Cuaca Ekstrem

Hujan deras yang mengguyur selama dua hari berturut-turut memperburuk kondisi di wilayah Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

Baca Juga: Wacana Bahasa Portugis Menggema, Pemerintah Pertimbangkan Bahasa Asing Baru di Sekolah

Debit air naik cepat, memicu banjir bandang dan longsor di berbagai titik.

Material lumpur, pohon tumbang, hingga puing bangunan menghantam permukiman warga.

Situasi ini bukan hanya mengisolasi beberapa daerah, tapi juga menutup akses vital yang menghubungkan wilayah-wilayah tersebut.

BNPB Fokus Buka Akses Jalan yang Terputus

Kepala BNPB Suharyanto menegaskan bahwa prioritas saat ini adalah membuka kembali akses antardaerah yang terdampak.

Baca Juga: Surat Pemberhentian Terbit, Gus Yahya Melawan, Apa Hal yang Terjadi di Balik Keputusan Itu?

Banyak ruas jalan antara Sibolga-Tapanuli Tengah-Tapanuli Selatan hingga arah Tarutung terputus akibat longsor.

BNPB menargetkan akses ini dapat dibuka dalam 1–2 hari, agar proses bantuan logistik, evakuasi, dan distribusi informasi berjalan lebih cepat.

Halaman:

Tags

Terkini