KLIK SAJA - Kasus hilangnya Alvaro Kiano Nugroho bukan sekadar tragedi, tapi membuka tabir emosi yang menumpuk selama bertahun-tahun.
Polisi menyebut pelaku, Alex Iskandar ayah tiri korban menyimpan dendam mendalam kepada istrinya yang bekerja di luar negeri.
Ia meyakini sang istri berselingkuh, dan kemarahan itu terus terakumulasi.
“Diduga istrinya memiliki pria idaman lain,” kata Kombes Budi Hermanto.
Baca Juga: Purbaya Siapkan Sanksi Berat, Ekonom Anthony Beri Dukungan: 'Ini Saatnya Industri Bangkit'!
Tekanan emosi ini akhirnya meledak, menjadikan Alvaro sebagai sasaran pelampiasan.
Narasi ini memperlihatkan betapa konflik rumah tangga bisa berubah menjadi tragedi yang tak pernah dibayangkan.
Rekam Jejak Digital yang Membuka Semua Tabir
Polisi menemukan potongan-potongan kemarahan pelaku melalui rekam jejak digital.
Ponsel tersangka yang disita memperlihatkan percakapan dengan ibu korban yang bernada penuh amarah dan sakit hati.
Baca Juga: Respons Polisi Kalah Cepat dari Damkar? Ini Langkah Balikkan Persepsi Publik!
Salah satu kalimat yang berulang kali muncul adalah, “gimana caranya gue balas dendam”.
Bukti digital ini menjadi kunci pembuka, memperlihatkan niat tersangka yang semakin jelas.
Aparat menyebut, pola komunikasi itu menunjukkan pelaku telah lebih dulu punya motif yang diarahkan bukan pada istrinya, melainkan pada anak tirinya.