nasional

Istana Bentuk Tim Koordinasi Nasional untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Jumat, 31 Oktober 2025 | 08:56 WIB
Istana Bentuk Tim Koordinasi Nasional untuk Perkuat Program Makan Bergizi Gratis Sesuai Arahan Presiden Prabowo (Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkap pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG bertujuan untuk memperkuat kinerja Badan Gizi Nasional. (Instagram/kemensetneg.ri))

Penunjukan Berdasarkan Kepres Nomor 28 Tahun 2025

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menunjuk Nanik Deyang sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 28 Tahun 2025.

Dalam pelaksanaannya, Nanik akan memimpin tugas harian tim serta menggelar rapat rutin minimal dua kali setiap bulan untuk melaporkan hasilnya kepada Ketua Tim Koordinasi dan Presiden.

Dalam keterangannya, Nanik menyebut penunjukan ini sebagai mandat penting untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan optimal.

Baca Juga: Peringatan Tegas dari Cak Imin: Kamboja Bukan Negara Aman bagi Pekerja Migran Indonesia, Sistem Perlindungan Masih Perlu Diperkuat

“Penunjukan ini merupakan mandat penting yang menegaskan komitmen penuh BGN untuk memastikan setiap porsi makanan memenuhi standar gizi terbaik, terkoordinasi secara efektif, dan berjalan tanpa hambatan di seluruh daerah,” ujarnya.

Nanik juga akan didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan sebagai Wakil Ketua Pelaksana Harian.

BGN Tetap Jalankan Fungsi Utama Penyelenggaraan Program

Kepala BGN Dadan Hindayana turut menjelaskan perbedaan antara tugas Kepala BGN dengan Ketua Tim Koordinasi.

Menurutnya, Kepala BGN berperan langsung dalam penyelenggaraan program MBG, sementara Tim Koordinasi bertugas mengoordinasikan dukungan lintas kementerian dan lembaga.

“Program ini kan melibatkan berbagai kementerian dan instansi lain untuk mendukung program tersebut,” kata Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan pada Rabu, 29 Oktober 2025 lalu.

Baca Juga: Sinergi untuk Keberlanjutan: IFG Wujudkan Kolaborasi Nyata Bersama Warga Rusun Marunda Lewat Program Sinergi Karsa

“Karena itu dibutuhkan Ketua Tim Koordinasi,” lanjutnya.

Baik Kepala BGN maupun Tim Koordinasi sama-sama memiliki tanggung jawab pelaporan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau Tim Koordinasi laporannya ke Presiden, Kepala Badan Gizi juga laporannya ke Presiden. Sama,” tutup Dadan.***

Halaman:

Tags

Terkini