nasional

Mengkhawatirkan! Total Kerugian Masyarakat Akibat Skema Penipuan Sektor Jasa Keuangan Capai Angka Fantastis Hingga Rp7 Triliun

Minggu, 19 Oktober 2025 | 09:44 WIB
Mengkhawatirkan! Total Kerugian Masyarakat Akibat Skema Penipuan Sektor Jasa Keuangan Capai Angka Fantastis Hingga Rp7 Triliun (Foto Ilustrasi - OJK menyebut kerugian masyarakat Indonesia akibat scam mencapai Rp7 triliun. (Unsplash/Markus Spiske))

Indonesia Catat Laporan Scam Digital Tertinggi di Dunia

Indonesia mencatat jumlah laporan penipuan keuangan digital tertinggi di dunia, dengan 274.722 laporan sepanjang November 2024-September 2025, atau rata-rata 874 laporan per hari.

Angka ini jauh di atas Malaysia (253.553 laporan) dan Kanada (138.197 laporan). Sementara Singapura dan Hong Kong masing-masing melaporkan 51.501 dan 65.240 kasus.

Sebagai perbandingan, Hong Kong mencatat kerugian Rp27,01 triliun dengan dana yang diblokir Rp4,84 triliun, sedangkan Malaysia melaporkan kerugian Rp2,65 triliun dengan dana diblokir Rp325 miliar.

Baca Juga: 3 Eks Pejabat Pertamina Jadi Tersangka Utama! Menelusuri Jejak Kerugian Negara Rp285 Triliun

Pemanfaatan AI Jadi Modus Baru Penipuan

Kiki juga menyoroti peningkatan modus penipuan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: Info Pencari Kerja! Ikutilah Jakarta Job Fair Goes to Campus di Universitas Negeri Jakarta, 23–24 Oktober 2025!

Pelaku menggunakan AI untuk meniru wajah atau suara seseorang agar korban percaya bahwa mereka berinteraksi dengan kerabat atau orang dekat.

“Pelaku biasanya berpura-pura menjadi seseorang yang dikenal korban. Ini membuat masyarakat semakin sulit membedakan mana yang asli dan palsu,” pungkasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini