KLIK SAJA - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini menjadi sorotan tajam publik, bukan karena manfaatnya, melainkan karena maraknya kasus keracunan yang menimpa para penerima.
Program yang seharusnya menjamin akses makanan bernutrisi baik dari pemerintah ini, ironisnya, justru menyebabkan banyak penerima manfaat jatuh sakit.
Kasus keracunan makanan ini telah muncul di berbagai wilayah, dengan jumlah korban yang bervariasi dari puluhan hingga mencapai ribuan orang.
Kondisi ini sangat serius hingga dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Menanggapi krisis ini, Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan pernyataan resmi.
Mereka berjanji akan segera mengusut tuntas insiden keracunan tersebut dan akan menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terbukti lalai dan menjadi penyebab insiden.
Tak hanya itu, Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan masalah keracunan MBG ini.
Beliau menegaskan bahwa pemerintah akan mencari solusi yang efektif dan jalan keluar terbaik untuk mengatasi gelombang keracunan yang telah mencoreng program gizi nasional.
Tekad dari BGN dan Presiden ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengembalikan kualitas dan kepercayaan publik terhadap program MBG.
Presiden Prabowo Panggil Kepala BGN, Minta Jangan Dipolitisasi
Jadi salah satu program prioritas di pemerintahannya, Prabowo mengatakan dirinya terus memantau kabar keracunan MBG meski berada di luar negeri selama seminggu untuk agenda kenegaraan.
“Begini, saya baru dari luar negeri 7 hari. Saya monitor ada perkembangan itu, habis ini saya langsung Kepala BGN (Dadan Hindayana) dengan beberapa pejabat, kita akan diskusikan,” ujar Presiden Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Sabtu, 27 September 2025.