Kualitas Makanan Bergizi Gratis Disorot: Presiden dan BGN Janji Usut Tuntas Penyebab Keracunan Penerima Manfaat

photo author
- Minggu, 28 September 2025 | 10:02 WIB
Kualitas Makanan Bergizi Gratis Disorot: Presiden dan BGN Janji Usut Tuntas Penyebab Keracunan Penerima Manfaat (Presiden Prabowo panggil Kepala BGN hingga penyelesaiannya untuk atasi kasus keracunan MBG. (Instagram/badangizinasional.ri))
Kualitas Makanan Bergizi Gratis Disorot: Presiden dan BGN Janji Usut Tuntas Penyebab Keracunan Penerima Manfaat (Presiden Prabowo panggil Kepala BGN hingga penyelesaiannya untuk atasi kasus keracunan MBG. (Instagram/badangizinasional.ri))

“Ini masalah besar, jadi pasti ada kekurangan dari awal. Tapi, saya juga yakin bahwa kita akan selesaikan dengan baik,” imbuhnya.

Prabowo juga meminta agar kasus keracunan ini tidak dipolitisasi dengan menekankan tujuan MBG adalah untuk membantu anak-anak yang kesulitan makan dengan gizi sehat.

“Kita harus waspada, jangan sampai ini dipolitisasi. Tujuan makan bergizi adalah untuk anak anak kita yang sering sulit makan,” tambahnya.

“Mungkin kita ini makan lumayan, mereka itu makan hanya nasi pakai garam. Ini yang harus kita atasi untuk memberi makan jutaan pasti ada hambatan, rintangan, ini kita atasi,” imbuh Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Baca Juga: Bergabung di Dapur SPPG Cijayanti, Ahmad Baidawi Rasakan Langsung Manfaat Program MBG Bagi Pencari Kerja

BGN: Program MBG untuk Siapkan Generasi Emas Indonesia

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang menyatakan bahwa program MBG untuk pemenuhan gizi.

“Niat kami, nawaitu kami, nawaitu Presiden adalah ingin membantu anak-anak terpenuhi gizinya agar menjadi generasi emas,” kata Nanik dalam jumpa pers di Jakarta pada Jumat, 26 September 2025.

Nanin kemudian menceritakan lagi hal-hal di lapangan berkaitan dengan anak-anak yang kurang mampu untuk mendapatkan makanan dengan gizi sehat.

“Saya yang sebelumnya di BP Taskin atau saya yang sebelumnya di yayasan sosial, setiap hari nafas saya, parfumnya adalah anak-anak yang tidak mampu,” ujarnya.

“Mereka sekolah hanya dengan berlauk garam saja, kami punya maksud agar anak-anak Indonesia mempunyai keadilan dalam pemenuhan gizi. Tapi kami tidak duga, ternyata saat ini luar biasa masalah terjadi,” imbuhnya sambil terisak.

Nanik juga menegaskan bahwa hal tersebut adalah tanggung jawab pihaknya sebagai pelaksana dan akan memperbaiki secara total.

Baca Juga: Perubahan di Kelas Tunanetra! Smart Board Buat Kuis Interaktif Jadi Pengalaman Belajar Favorit Siswa di Jakarta

Verifikasi Dapur SPPG Makin Ketat

Untuk mengatur regulasi pelaksanaan MBG, dalam kesempatan lain, Nanik mengatakan bahwa verifikasi dapur MBG akan diperketat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X