1. Jam Kerja Minimal
Pengemudi ojol diwajibkan untuk bekerja minimal 9 jam per hari. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengemudi memenuhi standar produktivitas yang ditetapkan oleh perusahaan aplikasi.
2. Tingkat Penyelesaian Order yang Tinggi
Pengemudi harus memiliki tingkat penyelesaian order yang tinggi, yaitu menyelesaikan sebagian besar pesanan tanpa melakukan pembatalan atau penolakan dalam jumlah berlebihan. Ini menunjukkan komitmen dan efisiensi pengemudi dalam menjalankan tugasnya.
3. Penilaian Pengemudi yang Baik
Kualitas layanan menjadi faktor penting dalam penentuan kelayakan menerima THR. Pengemudi dengan rating tinggi dari pelanggan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan tunjangan dibandingkan mereka yang memiliki nilai ulasan rendah.
4. Kepatuhan terhadap Kode Etik Aplikasi
Pengemudi harus mematuhi aturan dan kode etik yang berlaku di platform aplikasi tempat mereka bekerja. Jika terbukti melanggar kode etik, mereka berisiko tidak mendapatkan THR.
5. Status Keaktifan
Hanya pengemudi yang aktif hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri yang berhak mendapatkan THR. Mereka harus terdaftar secara resmi di platform seperti Gojek, Grab, atau Maxim.
Baca Juga: Berikut Kronologi Lengkap Kecelakaan Bus Rombongan Umrah WNI di Arab Saudi
Reaksi Pengemudi
Reaksi dari para pengemudi terhadap besaran THR ini sangat beragam. Beberapa merasa bersyukur atas apa yang mereka terima, meskipun jauh dari harapan awal mereka. Di sisi lain, banyak pengemudi mengungkapkan kekecewaan karena jumlah BHR yang diterima tidak mencerminkan kontribusi mereka terhadap perusahaan.***