nasional

Sejumlah Jurnalis di Bandung Barat Ungkap Keluhan Tindakan Pengawal Pribadi Bupati dan Wakil Bupati yang Dianggap Mengganggu Kebebasan Pers

Selasa, 18 Maret 2025 | 09:52 WIB
Sejumlah Jurnalis di Bandung Barat Ungkap Keluhan Tindakan Pengawal Pribadi Bupati dan Wakil Bupati yang Dianggap Mengganggu Kebebasan Pers (Bupati Bandung Barat Jeje Richie Ismail (Foto: Abdul Kholilulloh ))

KLIK SAJA - Sejumlah jurnalis di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungkapkan keluhan terkait tindakan pengawal pribadi Bupati Jeje Ritchie Ismail dan Wakil Bupati Asep Ismail yang dianggap mengganggu kebebasan pers.

Para wartawan merasa tidak nyaman dengan sikap angkuh yang ditunjukkan oleh pengawal tersebut, terutama saat melakukan wawancara dengan para pemimpin daerah.

Insiden terbaru terjadi pada acara Bazaar Ramadan di Pelataran Parkir Gedung B, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, pada hari Senin (17/3/2025).

Seorang wartawan dari Pikiran Rakyat Jabar, Deni Supriatna, melaporkan bahwa ia mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan ketika ingin melakukan sesi doorstop dengan Bupati Jeje dan Wakilnya.

Intimidasi terhadap Jurnalis di Acara Bazaar Ramadan

Deni menyatakan bahwa ia ingin bertanya mengenai pengelolaan sampah di KBB, tetapi belum mendapatkan jawaban karena seorang pengawal langsung menghentikan wawancara.

Baca Juga: Prabowo Genjot Investasi: Kita Bisa Ciptakan 8 Juta Lebih Lapangan Kerja

Lebih lanjut, oknum pengawal tersebut menarik bajunya dan segera membawa Bupati Jeje serta Wakilnya masuk ke dalam mobil.

“Sudah-sudah, tidak ada pertanyaan lain, wawancaranya selesai,” kata pengawal tersebut menirukan perintahnya.

Deni merasa kecewa dengan tindakan pengawal yang dianggapnya arogan dan cenderung mengintimidasi jurnalis.

Menurutnya, pertanyaan yang diajukan bukan hal yang bersifat pribadi, melainkan berkaitan dengan kepentingan publik.  

Baca Juga: Anak-anak di Sidoarjo Ungkap Kesan Manis Salaman dengan Prabowo: Momen Langka!

"Saya kecewa atas perlakuan ajudan Pak Jeje tadi. Baju saya ditarik saat saya bertanya soal sampah di KBB yang belum tertangani. Ini kan kepentingan publik, kenapa harus arogan? Bisa dijelaskan dengan baik-baik," ujarnya.

Bukan Kasus Pertama, Wartawan Lain Juga Mengalami Intimidasi  

Halaman:

Tags

Terkini