nasional

Laporkan Narasumber Tempo ke Polisi, Menteri Bahlil Dinilai Mengancam Kemerdekaan Pers Oleh KKJ

Kamis, 21 Maret 2024 | 20:12 WIB
Ilustrasi,: Terhadap gugatan menteri Bahlil yang melayangkan narasumber media tempo (Foto: Ist)

Jakarta, Klik Saja - Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melayangkan gugatan pada Tempo di Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

Hal itu dilakukan Menteri Investasi Bahlol Lahadalia tersebut berlangsung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa petang, 19 Maret 2024.

Bahlil melaporkan narasumber Tempo yang mengungkap penyimpangan terkait kebijakan pencabutan dan pemulihan ribuan izin usaha pertambangan (IUP).

Baca Juga: Sempat Tersandung Kasus Korupsi Rp10 Miliar, Crazy Rich Pantai Indah Kapuk Helena Lim Dalam Pengakuannya Waktu Susah

Bahkan dirinya  pun sendiri untuk saat ini melaporkan narasumber itu dengan pasal pencemaran nama baik.

Majalah Tempo edisi 4-10 Maret menurunkan laporan utama berjudul “Main Upeti Izin Tambang".

Baca Juga: Fitur Unik dari Samsung Galaxy A25 5G dan Galaxy Fit3 Bikin Lebih Perhatian Pengguna

Laporan tersebut juga ditayangkan Tempo dalam News Podcast Bocor Alus Politik berjudul "Dugaan Permainan Izin Tambang Menteri Investasi Bahlil Lahadalia" pada Sabtu, 2 Maret 2024.

Laporan itu menuliskan Bahlil mencabut ribuan izin usaha pertambangan dan perkebunan yang tak produktif dengan alasan untuk memperlancar investasi.

Baca Juga: Verrell Bramasta Lolos Kursi Legislatif Bikin Tergiur Athalla Naufal Ikut Terjun Dunia Politik

Rencana pencabutan itu dimulai pada Mei 2021 dengan penerbitan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi.

Tetapi banyak pengusaha tambang resah atas pencabutan izin usaha itu.

Baca Juga: Kembali Dibincangkan! Fuji Kini Dekat Seorang Pria dan Nyatakan Sudah Move On dari Thariq Halilintar

Tempo telah menemui lebih dari 10 pengusaha tambang nikel sejak Oktober 2023 untuk menguji informasi tersebut.

Semua pengusaha mengungkapkan bahwa Menteri Bahlil dan orang-orang dekatnya meminta uang atau saham untuk memulihkan izin yang telah dicabut tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini