Nasional, Klik Saja - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta memutuskan untuk menunda penonaktifan nomor induk kependudukan (NIK) warganya.
Hal ini dikarenakan karena mengingat berdekatan dengan hari raya lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah atau 12 April 2024 bagi warga Jakarta.
Sebelumnya dikabarkan bahwa penonaktifan tersebut direncanakan pada awal bulan April, namun akhirnya ditunda hingga setelah Idul Fitri 1445 Hijriah atau 12 April.
"Pasca-Lebaran akan kita lakukan. Iya (sekitar tanggal 12 April)," ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI," Budi Awaluddin saat dikonfirmasi, Kamis (21/3).
Kepala Dinas Dukcapil DKI, Budi Awaluddin, mengungkapkan bahwa penonaktifan NIK warga yang kini tinggal di luar daerah.
Baca Juga: Begini Kisaran Harga Emas Perhiasan Hari Ini di Semar Nusantara, Berapa 1 Gramnya?
Lantas hal itu akan dilakukan pasca-Lebaran, menyusul momen Hari Raya yang telah berlalu.
"Momennya lebih bagus pasca-Lebaran, lebih enak. Kita akan lakukan sampai akhir tahun, Desember," kata Budi.
Baca Juga: GOTO Masuk Top Losers, Meski IHSG Berada di Zona Merah
Total sekitar 94.000 NIK warga akan dinonaktifkan, terdiri dari 81.000 KTP yang sudah tidak berlaku karena meninggal dunia dan 13.000 warga yang tidak tercatat tinggal di RT yang mereka tempati.
Sebelum proses penonaktifan dilakukan, Disdukcapil DKI dan tingkat kota Jakarta akan melakukan sosialisasi kepada warga serta melakukan verifikasi.
"Nanti dilakukan verifikasi, mereka datang ke kelurahan, kami cek, apakah masih (tinggal) di situ. kalau masih di situ," kata Budi.
Penundaan penonaktifan NIK ini sebelumnya disebabkan oleh adanya momen politik Pemilu 2024.
Artikel Terkait
Setelah Amerika, Kini Giliran Indonesia yang Akan Kirimkan Bantuan ke Gaza
Airlangga Hartanto Sebut PPN Indonesia Akan Naik Jikalau Prabowo Terpilih Menjadi Presiden
Hasil Sidang Pleno KPU Bangka Belitung, Prabowo-Gibran Raup Suara Terbanyak di Bangka Belitung
Kembali Bagikan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), Jokowi : Semoga Bisa Berlanjut Hingga Bulan Juni
Kunjungi Pasar Gelugur, Jokowi Sebut Harga Beras Mulai Turun Dalam Beberapa Hari Belakangan