KLIK SAJA - Karmila Purba mungkin tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari ia akan terbang ke Inggris untuk menunjukkan keahliannya di hadapan penonton internasional.
Perempuan asal Sondi Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, itu kini dikenal sebagai pemain rider wanita tong setan profesional di panggung dunia.
Bahkan, tahun 2026 menjadi kali ketiga ia menginjakkan kaki di Negeri Raja Charles untuk tampil dalam pertunjukan wall of death.
Padahal, lebih dari satu dekade lalu, kehidupannya jauh dari gemerlap panggung internasional. Karmila hanya berpindah dari satu pasar malam ke pasar malam lainnya di berbagai daerah di Sumatra, menjalani profesi yang kerap dipandang sebelah mata.
Perjalanannya menjadi istimewa karena beberapa alasan. Pertama, Karmila disebut sebagai salah satu perempuan pertama yang menjadi joki rider tong setan di Sumatra, sebuah profesi yang selama bertahun-tahun didominasi laki-laki.
Kedua, dari arena kayu berbentuk silinder raksasa yang identik dengan hiburan rakyat itulah hidupnya berubah drastis.
Baca Juga: Mengenal Profil Michael Sianipar Ketua Umum FFI, Sosok Muda Dibalik Kebangkitan Futsal Indonesia
Apa yang dulu dianggap sekadar atraksi pasar malam justru menjadi jalan yang membawanya dikenal dalam komunitas pemain tong setan internasional.
Pencapaian tersebut bahkan tercatat secara resmi. Sejak 2020, nama Karmila masuk dalam buku daftar pemain tong setan dunia sebagai perwakilan Indonesia.
Sebuah pengakuan yang menunjukkan bahwa keterampilan yang ia asah di arena sederhana pasar malam ternyata mampu mengantarkannya bersaing di level global.
Tidak banyak anak perempuan yang bercita-cita menjadi joki tong setan. Sebagian besar mungkin bermimpi menjadi dokter, guru, polisi, atau profesi lain yang lebih umum. Namun, Karmila berbeda.
Sejak kecil, ia sudah tertarik pada atraksi ekstrem yang sering hadir di pasar malam. Ada satu pertanyaan yang terus mengusik pikirannya: bagaimana mungkin seorang pengendara motor bisa melaju mengelilingi dinding kayu yang hampir tegak lurus tanpa terjatuh?
Dalam wawancaranya dengan BBC Indonesia pada 2017, Karmila mengaku rasa penasaran itulah yang menjadi awal dari segalanya.
"Dari dulu waktu kecil saya penasaran kok bisa sih ini motor mutar-mutar di dalam, apa sih rahasianya. Terus coba-coba dan murni mendapat skill ini ya gara-gara penasaran."