Menurut keterangan awal dari kepolisian, ledakan terjadi di area sawah yang berada di sekitar salah satu rumah panggung milik warga.
Lokasi kejadian berada di kawasan Kompleks Perikanan, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota.
Kekuatan ledakan menyebabkan kerusakan yang terasa hingga ke bangunan di sekitar lokasi.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah rumah dalam kondisi hancur dan berserakan.
Warga sekitar juga tampak berkumpul menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan petugas.
“Berdasarkan informasi awal di lapangan, ledakan terjadi di area sawah salah satu rumah panggung,” imbuhnya.
Lima Orang Meninggal Dunia dan Tiga Masih Dicari
Korban jiwa menjadi dampak paling tragis dalam insiden tersebut. Polres Biak Numfor menyatakan sedikitnya lima orang meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi.
Selain itu, tiga orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kelima korban meninggal dunia masing-masing adalah Deflin Raubaba (41), Moris Raubaba (24), Karmila Ayorbaba (25), Israel Raubaba (7), dan Isril Raubaba (5).
Sementara korban yang masih dicari adalah Yulianus Raubaba (26), Lai Madura (45), dan Anis Marandof (27).
“Kami mengidentifikasi ada 5 korban meninggal dan 3 masih dicari,” jelasnya.
Belasan Rumah Rusak dan Warga Diminta Menjauh dari Lokasi
Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan juga mengakibatkan kerusakan pada banyak bangunan di sekitar lokasi.
Artikel Terkait
KAI Logistik Lakukan Pengiriman 25 Kereta ke Sumatera Demi Penguatan Transportasi Kereta Api Nasional
Kasus Pencurian Rel Kereta Api di Lumajang Terungkap, Polisi Tangkap Tiga Pelaku dan Sita Barang Bukti
Konflik AS dan Iran Memanas, Amerika Tetap Izinkan Penerbangan Haji serta Umrah Maskapai Iran
Jadwal Kapal PELNI di Pelabuhan Nabire Juni 2026, Ini Rute Lengkap KM Gunung Dempo dan KM Doro Londa ke Jayapura hingga Surabaya
KAI Catat 1,2 Juta Tiket Kereta Api Terjual Saat Libur Panjang Mei 2026, Yogyakarta hingga Semarang Ramai Penumpang