Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 12 rumah terdampak dan 9 di antaranya mengalami kerusakan berat.
Akibat kondisi tersebut, sekitar 55 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Tim Inafis bersama unit teknis lainnya kini masih melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan mengumpulkan berbagai serpihan yang ditemukan di lokasi.
Garis polisi telah dipasang untuk mencegah warga mendekat selama proses penyelidikan berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat sekitar lokasi ledakan agar tidak mendekati lokasi terlebih dahulu. Kami masih melakukan proses TPTKP dan sterilisasi setelah pengamanan TKP,” pungkas Ari.***
Artikel Terkait
KAI Logistik Lakukan Pengiriman 25 Kereta ke Sumatera Demi Penguatan Transportasi Kereta Api Nasional
Kasus Pencurian Rel Kereta Api di Lumajang Terungkap, Polisi Tangkap Tiga Pelaku dan Sita Barang Bukti
Konflik AS dan Iran Memanas, Amerika Tetap Izinkan Penerbangan Haji serta Umrah Maskapai Iran
Jadwal Kapal PELNI di Pelabuhan Nabire Juni 2026, Ini Rute Lengkap KM Gunung Dempo dan KM Doro Londa ke Jayapura hingga Surabaya
KAI Catat 1,2 Juta Tiket Kereta Api Terjual Saat Libur Panjang Mei 2026, Yogyakarta hingga Semarang Ramai Penumpang