Para pedagang makanan menikmati lonjakan pembeli saat Ramadan menjelang Lebaran.
Salah satu pedagang kebab mengaku bisa meraih omzet sekitar Rp1 juta per hari.
Ramainya pembeli membuat pedagang semakin semangat menyiapkan menu berbuka.
Warga tampak berbondong-bondong membeli gorengan, minuman segar, dan makanan lain untuk keluarga.
Momentum Ramadan menjadi peluang penting bagi pedagang untuk memulihkan ekonomi pascabanjir.
Kehadiran pembeli juga menandakan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi kota yang sudah aman.
Warung Kopi Pascabanjir Kembali Hidup
Amrul Nazri, pedagang kopi Aceh, mengungkapkan kesulitan awal pascabanjir.
Namun kehadiran relawan dari Akpol, IPDN, dan TNI membantu menghidupkan kembali warungnya.
Sejak kembali buka dua minggu pascabanjir, warungnya mulai ramai dikunjungi pelanggan.
Kehadiran relawan membuat warungnya sempat tidak pernah sepi.
Kini, ia bisa mendapatkan penghasilan yang stabil setiap hari.
Cerita ini menjadi bukti bahwa gotong royong dan solidaritas mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Ingatkan BUMN dan Danantara Jangan Manipulasi Laporan Keuangan Meski Kinerja Aset Negara Naik Signifikan
IFG Bersama Jamkrindo, Askrindo, Jasa Raharja, dan Jasindo Salurkan 4.000 Paket Sekolah bagi Anak SD di Sulawesi Utara
Dibakar Cemburu, Pelaku Pembunuhan di Batam Mengintai Korban Sejak Pagi Sebelum Menyerang di Rumah Temannya
Info Mudik! Jadwal Kapal Penumpang Rute Makassar ke Surabaya Periode 12 Maret 2026 – 2 April 2026
Indonesia dan Tujuh Negara Islam Kecam Penutupan Masjid Al Aqsa Yerusalem Oleh Zionis Israel Selama Ramadan