Pemerintah Siapkan Kontrak Baru Setelah Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan

photo author
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:59 WIB
Pemerintah Siapkan Kontrak Baru Setelah Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan (Dok.istimewa)
Pemerintah Siapkan Kontrak Baru Setelah Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan (Dok.istimewa)

KLIK SAJA - Pemerintah memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional tetap aman meskipun terjadi perubahan sumber impor akibat dinamika geopolitik global.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mengalihkan sebagian sumber impor LPG dari kawasan Timur Tengah ke negara lain melalui kontrak jangka panjang.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi di Indonesia, terutama menjelang momentum penting seperti Lebaran.

Sebagian Impor LPG Indonesia Berasal dari Timur Tengah

Selama ini, sekitar 20 persen impor LPG Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Prabowo Minta Menteri Kaji WFH dan Pengurangan Hari Kerja untuk Hemat BBM

Dari total kebutuhan impor LPG yang mencapai 7,6 juta ton, sebagian besar pasokan justru berasal dari negara lain.

Amerika Serikat Menjadi Pemasok Terbesar

Menurut Bahlil, sekitar 70–75 persen impor LPG Indonesia berasal dari Amerika Serikat.

Hal ini menunjukkan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap LPG dari Timur Tengah sebenarnya tidak terlalu besar dibandingkan dengan pasokan dari Amerika.

Pasokan dari Timur Tengah Dialihkan ke Negara Lain

Baca Juga: Yuk Dicatat! Info Jadwal Samsat Keliling Wilayah Kota Depok I Bulan Maret 2026

Dalam situasi geopolitik global yang tidak menentu, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan pasokan LPG dari Timur Tengah ke negara lain.

Langkah ini dilakukan sebagai strategi mitigasi risiko agar pasokan energi tetap stabil meskipun terjadi gangguan di kawasan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X