KLIK SAJA - Pemerintah memastikan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional tetap aman meskipun terjadi perubahan sumber impor akibat dinamika geopolitik global.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mengalihkan sebagian sumber impor LPG dari kawasan Timur Tengah ke negara lain melalui kontrak jangka panjang.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi di Indonesia, terutama menjelang momentum penting seperti Lebaran.
Sebagian Impor LPG Indonesia Berasal dari Timur Tengah
Selama ini, sekitar 20 persen impor LPG Indonesia berasal dari kawasan Timur Tengah.
Baca Juga: Prabowo Minta Menteri Kaji WFH dan Pengurangan Hari Kerja untuk Hemat BBM
Dari total kebutuhan impor LPG yang mencapai 7,6 juta ton, sebagian besar pasokan justru berasal dari negara lain.
Amerika Serikat Menjadi Pemasok Terbesar
Menurut Bahlil, sekitar 70–75 persen impor LPG Indonesia berasal dari Amerika Serikat.
Hal ini menunjukkan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap LPG dari Timur Tengah sebenarnya tidak terlalu besar dibandingkan dengan pasokan dari Amerika.
Pasokan dari Timur Tengah Dialihkan ke Negara Lain
Baca Juga: Yuk Dicatat! Info Jadwal Samsat Keliling Wilayah Kota Depok I Bulan Maret 2026
Dalam situasi geopolitik global yang tidak menentu, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan pasokan LPG dari Timur Tengah ke negara lain.
Langkah ini dilakukan sebagai strategi mitigasi risiko agar pasokan energi tetap stabil meskipun terjadi gangguan di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Info Mudik! Jadwal Kapal Penumpang Rute Makassar ke Surabaya Periode 12 Maret 2026 – 2 April 2026
Indonesia dan Tujuh Negara Islam Kecam Penutupan Masjid Al Aqsa Yerusalem Oleh Zionis Israel Selama Ramadan
Dugaan Suap Proyek Pemda Rejang Lebong: Bupati Fikri Diduga Terima Fee Rp1,75 Miliar dari Rekanan
Info Mudik! Jadwal Kapal Pelni KM Kelimutu Periode 14 – 19 Maret 2026 Rute Kumai – Semarang – Sampit
Info Update! Jadwal Kapal Pelni KM Leuser Periode 15 Maret – 1 April 2026 Rute Sampit – Semarang – Kumai