Sebagian tim melakukan penyisiran dari area atas tebing, sementara tim lain bergerak dari bawah.
Strategi ini diterapkan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses dari satu arah saja.
Medan pencarian diketahui cukup ekstrem dengan kontur yang curam dan tertutup vegetasi.
Pembagian tim diharapkan dapat mempercepat proses identifikasi titik-titik potensial.
Selain itu, metode ini meminimalkan risiko keselamatan personel.
Setiap pergerakan tim selalu dilaporkan secara berkala ke pos komando.
Tim SAR Minta Publik Tidak Berspekulasi Berlebihan
Tim SAR mengimbau masyarakat untuk tidak menarik kesimpulan sendiri dari informasi yang beredar.
Data smartwatch dan ponsel hanyalah bagian kecil dari keseluruhan proses pencarian.
Informasi resmi hanya disampaikan setelah melalui verifikasi di lapangan.
Spekulasi berlebihan dikhawatirkan dapat menambah beban psikologis keluarga korban.
Baca Juga: Makin Bertambah Pelapor Dugaan Penipuan Investasi Akademi Crypto Timothy Ronald
Tim juga memastikan keluarga terus mendapatkan pendampingan selama operasi berlangsung.
Proses pencarian masih berjalan dan dapat berkembang sewaktu-waktu.
Artikel Terkait
Cek Disini! Jadwal dan Ketentuan Penukaran Uang Baru di Bank Indonesia Sambut Lebaran 2026
Mengenal Aplikasi Pintar BI, Sarana Kemudahan Penukaran Uang Baru di Bank Indonesia Sambut Lebaran 2026, Lengkap Panduan Langkahnya!
Informasi Jadwal Pelayaran Kapal KM Sabuk Nusantara 64 Periode 20 – 31 Januari 2026 Rute Biak – Mios Bepondi – Saribi – Serui – Nabire – Manokwari
Tradisi Kecil Warga Kampung di Semarang Menyambut Ramadhan 2026 yang Jarang Disorot
Menjelang Ramadhan 2026, Begini Cara Warga Kampung di Purwokerto Bersiap