Tak Bisa Membantu Langsung, Hanya Doa yang Dipanjatkan
Di akhir ceritanya, warga itu mengaku ingin membantu, tapi sadar tak bisa berbuat banyak.
“Kita pun nggak bisa ke sana, doanya aja,” ucapnya.
Doa menjadi satu-satunya cara yang ia punya untuk mengirim empati.
Baca Juga: Setengah Karung Dibayar Keringat, Kisah Warga Simaninggir Menjemput Bantuan Lewat Jalur Berbahaya
Kalimat ini terasa sederhana, tapi penuh ketulusan.
Ia mengakui keterbatasan, namun tak berhenti peduli.
Dari tenda pengungsian di Aceh, doa-doa itu melangit untuk Gaza.
Sebuah gambaran bahwa solidaritas tak selalu harus berupa materi.
Warganet Terharu, Keikhlasan Jadi Pelajaran Berharga
Video tersebut ditonton lebih dari 270 ribu kali dan disukai hampir 30 ribu akun.
Kolom komentar pun dipenuhi doa dan pujian.
“Mereka yang sudah tahu rasanya luka pasti lebih paham luka orang lain,” tulis salah satu warganet.
Ada pula yang mendoakan kemudahan urusan dan perlindungan dari Allah.
Artikel Terkait
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Stasiun Tawang Semarang Saat Libur Nataru Capai 67.422 Orang
Relawan Bergerak dan Harapan Menyala, Inilah Komitmen Panjang BRI Bersama Danantara untuk Sumatera Bangkit
Bukan Sekadar Viral, Ini Kisah Nyata Ibu di Tapanuli Tengah Bertaruh Tenaga demi Sekantong Sembako
Info Warga Maluku! Jadwal Kapal Pelni KM Pangrango Bulan Januari 2026 Rute Ambon – Banda – Namrole - Saumlaki
Cek Disini! Info Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila Periode Januari 2026, Lengkapi Lokasi Singgah!