Kondisi jalan memang belum sempurna, tetapi jauh lebih baik daripada dua hari sebelumnya.
Pembersihan material lumpur dilakukan secara bertahap hingga seluruh badan jalan bisa terlihat kembali.
Dengan terbukanya jalur ini, pengiriman logistik ke wilayah-wilayah yang sebelumnya terhambat menjadi lebih efisien.
Warga yang membutuhkan bantuan mendesak kini tidak perlu menunggu lama.
Baca Juga: Kayu Gelondongan Melintas Setelah Bencana? Titiek Soeharto: ‘Saya Sedih, Miris, dan Marah’
Tim gabungan juga dapat bergerak lebih cepat untuk mengisi persediaan di beberapa posko.
Bertambahnya akses terbuka mempercepat pemulihan di banyak titik secara bersamaan.
Sumatera Barat juga bergerak lumpur disingkirkan, kota-kota mulai pulih
Pembersihan besar-besaran terus dilakukan di Agam, Padang Panjang, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan.
Banyak ruas jalan yang awalnya tak bisa dilalui kini mulai terbuka berkat kerja keras tim gabungan.
Cuaca yang lebih bersahabat dua hari terakhir membantu proses pembersihan berjalan lebih cepat.
Warga dan petugas menyebut permukaan jalan kini jauh lebih aman untuk dilalui.
Baca Juga: DPR Memanas! Usman Husin Minta Menteri Kehutanan Mundur di Tengah Sorotan Banjir Sumatera
Meski demikian, sejumlah titik masih membutuhkan pengerukan lanjutan agar kondisi benar-benar stabil.
Aktivitas logistik dalam kota juga mulai lancar setelah aliran material lumpur bisa dipindahkan.
Artikel Terkait
Kereta Hijau untuk Petani dan Pedagang, Inovasi KAI yang Bikin Mobilitas Usaha Rakyat Jadi Lebih Ringan
Internet, Telepon, SMS Gratis! Telkomsel Beberkan Langkah Cepat Pulihkan Layanan di Tiga Provinsi Terdampak
Dari Kerusakan Hulu hingga Tata Ruang Amburadul, Begini Alasan Cak Imin Minta Evaluasi Total Kebijakan!
Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp900 Juta dari Sumbar hingga Aceh, Bukti Kepedulian yang Tak Pernah Padam
Alasan Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional di Aceh dan Sumatra Utara