KLIK SAJA - Latihan ini digelar TNI AU dengan menghadirkan tiga jet tempur Sukhoi dari Skadron 11, lengkap dengan skenario pesawat asing yang melanggar wilayah udara.
Manuvernya dibuat sangat realistis, bahkan dari darat terlihat jelas bagaimana Sukhoi melakukan intercept.
Berdasarkan laporan latihan, tim pilot menjalankan prosedur internasional untuk memaksa pesawat target mendarat.
Situasi yang diperagakan dibuat menegangkan namun tetap sesuai kontrol protokol udara.
Baca Juga: IKN Menuju 2028, DPR Bongkar Kebingungan Soal Jumlah ASN yang Harus Dipindah
Latihan ini jadi pengingat bahwa kedaulatan udara Indonesia diawasi secara ketat.
Morowali pun untuk sehari berubah jadi “panggung” pertahanan udara nasional.
Pesawat ‘Asing’ Dipaksa Mendarat di Bandara IMIP
Setelah di-intercept, pesawat target diarahkan mendarat di Bandara IMIP, kawasan industri yang strategis secara nasional.
Di tahap ini, ketepatan pilot diuji karena pendaratan paksa dilakukan dalam situasi simulasi ancaman.
Prosesnya berlangsung terukur komunikasi diarahkan, kecepatan ditata, dan pilot pesawat target wajib mengikuti instruksi.
Baca Juga: Resmi Ditahan KPK! Vendor Fiktif, Office Boy Jadi Kedok, dan Korupsi Rp46,8 Miliar di PT PP
Meskipun latihan, semua prosedur standar internasional tetap diterapkan.
Tahap ini menunjukkan bagaimana TNI AU bekerja menghadapi potensi pelanggaran udara secara nyata.
Artikel Terkait
Respons Polisi Kalah Cepat dari Damkar? Ini Langkah Balikkan Persepsi Publik!
Purbaya Siapkan Sanksi Berat, Ekonom Anthony Beri Dukungan: 'Ini Saatnya Industri Bangkit'!
Terperangkap Amarah, Polisi Ungkap Motif Penculikan dan Pembunuhan Alvaro dari Ponsel Pelaku
DPR Beberkan Kecurangan BBM, Pelangsiran Terstruktur dan Mobil Mewah Ikut Nikmati Subsidi!
Beban Kerja KBRI Beijing Meningkat, dr Irene Resmi Diandalkan untuk Perkuat Hubungan Indonesia–China