KLIK SAJA - Suasana audiensi terkait polemik ijazah Presiden Joko Widodo yang digelar Komisi Percepatan Reformasi Polri pada Rabu, 19 November 2025, mendadak memanas.
Sejumlah tokoh memilih walk out setelah muncul aturan tak biasa di dalam ruangan.
Dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra membagikan gambaran lengkapnya.
Pengamanan Super Ketat yang Bikin Forum Terasa Seperti Ruang Rahasia
Sri Radjasa menggambarkan suasana PTIK sejak awal sudah berbeda.
Baca Juga: AgenBRILink Masuk Desa, Mengapa Dampaknya Bisa Lebih Besar dari yang Kita Bayangkan?
Bahkan sebelum memasuki gedung, setiap tamu ditanya rinci soal asal dan tujuan kedatangan.
Bukan cuma itu wartawan pun tidak diperkenankan mengambil gambar maupun meliput.
Buat mereka yang hadir, atmosfernya terasa seperti memasuki ruang rapat rahasia, bukan forum audiensi terbuka.
Jimly Berikan Dua Opsi Aneh: Tetap di Ruangan Tapi Tak Boleh Bicara
Pemicunya muncul ketika Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, memberikan dua opsi untuk Roy Suryo cs yang hadir sebagai tersangka."tetap di ruangan tapi dilarang berpendapat, atau keluar".
Sri Radjasa dan Refly menganggap opsi ini janggal karena apa gunanya audiensi jika salah satu pihak tidak boleh bicara? Di sini suasana mulai berubah tajam.
Walk Out Massal Setelah Perdebatan Memanas
Artikel Terkait
Catat! Polri Pastikan Anggotanya Rangkap Jabatan Sipil Tak Terima Tunjangan Ganda
Info Warga Bandar Lampung! Operasi Zebra Krakatau 2025 Pada 17-30 November, Cek Lokasi Razia dan Daftar Prioritas Penindakan
RUU KUHAP Disahkan, Mahasiswa Geruduk Senayan: 3 Cerita yang Tak Terekam Kamera
Pencarian Korban Longsor Majenang Hampir Usai, 3 Titik Fokus dan Harapan yang Menipis
Dari Game Online ke Doktrin Ekstrem, Polri Bongkar Modus Rekrutmen Anak di 23 Provinsi