KLIK SAJA - Awalnya, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hanya membuka gerai sembako untuk memenuhi kebutuhan harian warga Bumisari.
Namun tingginya aktivitas masyarakat dan lokasi desa yang berada dekat pintu Tol Natar membuka peluang baru, menghadirkan layanan keuangan yang mudah dijangkau.
Dari sinilah ide menghadirkan AgenBRILink muncul sebuah langkah kecil yang justru mengubah denyut ekonomi desa.
Mini ATM desa yang memotong jarak, biaya, dan waktu warga
Dulu, warga harus ke kota hanya untuk tarik tunai atau setor uang. Sekarang?
Baca Juga: BRI Menang Besar di ASRA 2025, Dari CEO Letter hingga Materiality Report Semua Jadi Sorotan
Semua bisa dilakukan di satu titik saja. “Lebih cepat, tidak antre, dan tidak jauh,” kata Dedy Irawan, pengelola AgenBRILink KDMP.
Kehadiran layanan ini membuat transaksi harian tidak lagi jadi beban, tetapi bagian alami dari aktivitas warga. Sebuah kemudahan kecil yang dampaknya terasa besar.
Transaksi 15–20 kali per hari, bukti ekonomi desa bergerak
Di gerai KDMP, transaksi harian berjalan stabil tarik tunai, setor tunai, bayar tagihan, top up e-wallet, sampai pembelian BRIZZI bagi pengendara yang melintas.
Aktivitas ini menunjukkan geliat ekonomi lokal yang tidak hanya hidup, tetapi mulai produktif.
Baca Juga: UMKM Siap Naik Kelas! BRI Ungkap Jurus Digitalisasi dan Inovasi Produksi di PRABU Expo 2025
Dalam banyak kasus, desa bergerak maju bukan karena proyek besar, tetapi karena akses keuangan yang dekat dan terjangkau.
Koperasi jadi ruang inklusif dari anggota, oleh anggota, untuk anggota
Artikel Terkait
Lewat Akad Massal KUR dan KPP, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Penciptaan Lapangan Kerja dan Pemerataan Ekonomi Nasional
BRI Resmi Luncurkan Logo dan Tema HUT Ke-130, Wujudkan Semangat 'Satu Bank Untuk Semua' Demi Indonesia yang Inklusif
Laba BRI Tembus Rp41,2 Triliun, Komitmen Perkuat UMKM dan Program Ekonomi Rakyat Terus Ditingkatkan
Dari Dapur Rumah ke Pasar Nasional: BRI Bantu Usaha Kue Kering 'Bakulis' Naik Kelas dan Sejahterakan Warga Sekitar
BRI Dukung FLOII Expo 2025 untuk Dorong Ekosistem Hortikultura Indonesia Menuju Pasar Global